Dibangun Utilitas Terpadu, Kawasan Ubud Makin Tertata

  • Whatsapp
BUPATI Gianyar, Made Agus Mahayastra, mengecek penanaman kabel ulitilitas di Catuspata Ubud. Foto: ist
BUPATI Gianyar, Made Agus Mahayastra, mengecek penanaman kabel ulitilitas di Catuspata Ubud. Foto: ist

GIANYAR – Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, melakukan penataan kawasan wisata Ubud dengan, antara lain, membangun utilitas terpadu. Pemkab Gianyar mengalokasikan pagu anggaran Rp28 miliar dari dana PEN untuk membangun utilitas terpadu itu.

Bupati Mahayastra, Senin (13/9/2021) mengatakan, harapan masyarakat Ubud, masyarakat Bali, dan juga masyarakat internasional, harus senantiasa dijaga dengan menjaga Ubud sebagai taksu-nya Bali. “Ubud akan ditata, mulai dari Pasar Ubud, kantong parkir, taman dan terpenting utilitas terpadu,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Dia menguraikan, dalam utilitas terpadu tersebut semua kabel, termasuk kabel listrik, telpon dan lainnya, akan ditanam di bawah tanah. Dengan demikian, jalan utama Ubud tidak akan dihiasi dengan pemandangan kabel yang semrawut. “Apa yang bisa kita kerjakan kita harus kerjakan. Tidak lagi mencari kambing hitam pada masa pandemi ini, salah satunya dengan proyek utilitas terpadu,” terangnya.

Selain kabel tidak semrawut lagi, utilitas terpadu juga membuat masyarakat tidak lagi khawatir dengan kabel yang melintang, terutama saat menggelar pelebon yang memakai bade dengan ketinggian tertentu. Apa lagi budaya di Ubud sering ada pelebon memakai bade tinggi, sehingga nanti tidak perlu lagi harus memutus kabel selama upacara berlangsung.

Baca juga :  Polres Klungkung Bekuk Tiga Residivis Pengedar Narkoba

Proyek utilitas itu, sambungnya, sudah dimulai selama tiga hari dan dikerjakan dalam tiga zona. Mahayastra meninjau proyek pada hari Minggu malam (12/9/2021) bersama jajarannya, dan menargetkan pengerjaan bisa selesai dalam dua bulan ke depan. “Setiap hari bisa mengerjakan tujuh meter, tapi ini melebihi bisa 10 meter,” jelasnya.

Untuk penataan lainnya seperti pedestrian dan pembangunan patung Ida Tjokorda Sukawati, kata Mahayastra, juga akan segera dilakukan. Jika seluruhnya rampung, dia mengklaim Ubud akan benar-benar menjadi destinasi wisata budaya berbasis masyarakat. “Saya yakin Ubud akan selalu menjadi destinasi terbaik dalam skala nasional dan internasional,” pungkasnya.

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Arta Ardana Sukawati, mewakili masyarakat Ubud, berkata sangat mengapresiasi penataan kawasan Ubud. Terlebih rencana pembuatan utilitas terpadu itu bisa terealisasi di era kepimpinan Mahayastra. “Sebenarnya perencanaan ini sudah ada sejak 5 bahkan 10 tahun lalu, tapi karena ada berbagai kendala sehingga selalu tertunda. Jadi, ini patut kita apresiasi,” pujinya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.