POSMERDEKA.COM, KLUNGKUNG – Dua unit rumah dan satu dapur milik warga di wilayah Banjar Dinas Pakel, Desa Sampalan Tengah, Kecamatan Dawan, Klungkung ludes dilalap si jago merah, Senin (28/8/2023) pagi. Kebakaran yang menimpa rumah I Ketut Gede Winadi (68) dan I Gede Eka Rissyawan (45) ini memang tidak sampai menelan korban jiwa, tapi kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Dari keterangan menantu Winadi, Desak Ayu Sri (33), dia sempat menyalakan dupa di dapur dengan korek gas. Karena dupa cukup banyak dan korek dalam kondisi panas, saat jatuh, korek mengeluarkan percikan api yang menyambar kantong kampil dan benda-benda plastik serta sarana upacara jenis daun kelapa yang kering. Sri yang awalnya menduga percikan api yang membakar kantong kampil dan plastik itu tidak membahayakan, tetap melanjutkan sembahyang.
“Saya mencium bau seperti kain terbakar, tapi saya mengabaikan dan tetap melanjutkan sembahyang. Saya sangat kaget melihat api menyala dan asap memenuhi ruangan dapur,” kisahnya.
Usai melihat api mengamuk, dia spontan minta pertolongan ke warga sekitar untuk memadamkan api. Sebanyak tiga armada pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api, dan dibantu warga, sekaligus mengevakuasi mobil dan benda yang dapat diselamatkan.
Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta, yang menerima laporan musibah ini langsung ke lokasi bersama Kalak BPBD Klungkung, I Putu Widiada. Kasta menyampaikan turut prihatin dengan musibah yang menimpa warganya. Dia juga mengingatkan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, seraya menginstruksikan BPBD dan PMI Klungkung membantu korban dengan membersihkan puing-puing kebakaran.
Kasta juga menyerahkan bantuan berupa satu paket peralatan dapur, satu paket family kit, paket makanan siap saji, perlengkapan makan, alas tidur, dan sembako serta bantuan lainnya kepada korban kebakaran. “Semoga bantuan yang diberikan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya,” pesannya. baw























