Denpasar Tambah 139 Kasus Positif Covid-19, Pasien Sembuh 94, Meninggal 3 Orang

  • Whatsapp
JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: ist

DENPASAR – Perkembangan harian pandemi covid-19 di Kota Denpasar, masih tetap diwarnai lonjakan kasus positif, dimana jumlahnya selalu di atas atau lebih banyak dari pasien yang dinyatakan sembuh. Kondisi ini membuat kasus aktif (pasien dalam perawatan) juga terus meningkat yang kini jumlanya menebus angka 886 orang.

Berdasarkan data yang disampaikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Senin (5/7/2021), tercatat tambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 139 orang, sementara pasien sembuh berjumlah 94 orang. Kabar dukanya, Denpasar juga menambah 3 kasus meninggal dunia.

Bacaan Lainnya

Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif di Denpasar sampai saat ini berjumlah 16.382 orang. ”Dari jumlah itu, yang sudah sembuh sebanyak 15.133 orang (92,38%). Meninggal dunia bertambah 3 menjadi 363 orang (2,21%) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan bertambah menjadi 886 orang (5,24%),” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Terkait 3 pasien yang meninggal dunia, Dewa Rai merinci, pasien pertama merupakan seorang laki-laki usia 42 tahun yang berdomisili di Desa Dauh Puri Kauh. Pasien kedua seorang perempuan usia 51 tahun yang berdomisili di Desa Pemogan. Dan pasien ketiga seorang laki-laki usia 69 tahun yang berdomisili di Kelurahan Sanur.

Baca juga :  MW KAHMI Bali : Bangun Sinergi Ciptakan Pilkada Aman di Tengah Pandemi

Atas kondisi yang terjadi saat ini, pihaknya kembali mengingatkan sekaligus mengajak seluruh masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru. ”Kami minta masyarakat selalu waspada dan meningkatkan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan, kapan pun dan dimana pun,” ajak Dewa Rai.

Untuk menekan penularan, tambahnya, Satgas sudah melakukan berbagai upaya guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Seperti menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan selanjutnya vaksinasi akan menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun.

“Sekali lagi, kami mohon masyarakat melakukan prokes ketat, termasuk saat di rumah untuk meminimalisir klaster keluarga,” harap Dewa Rai seraya mengajak masyarakat mensukseskan vaksinasi Covid-19.

Kemudian, dalam upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengimbau masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” tegas Dewa Rai. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.