Denpasar Tambah 121 Positif Covid-19, Kasus Aktif kini Tembus 916 Orang

  • Whatsapp
JURU Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: ist

DENPASAR – Lonjakan kasus terkonfirmasi positif, masih mewarnai perkembangan harian pandemi covid-19 di Kota Denpasar. Kondisi ini membuat kasus aktif (pasien covid-19 dalam perawatan) di ibu kota Provinsi Bali ini juga melonjak drastis, bahkan kini tembus 916 orang dalam tiga pekan terakhir. Padahal kasus aktif sempat turun di angka terendah 88 orang per 13 Juni 2021 lalu.

Berdasarkan data yang disampaikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Selasa (6/7/2021), tercatat tambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 121 orang, sementara pasien sembuh berjumlah 90 orang. Kabar dukanya, Denpasar juga menambah 1 kasus meninggal dunia yakni pasien laki-laki usia 48 tahun yang berdomisili di Desa Pemogan.

Bacaan Lainnya

Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif di Denpasar sampai saat ini berjumlah 16.503 orang. ”Dari jumlah itu, yang sudah sembuh sebanyak 15.223 orang (92,25%). Meninggal dunia bertambah 1 menjadi 364 orang (2,20%) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan bertambah 30 orang menjadi 916 orang (5,55%),” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Menyikapi lonjakan kasus saat ini, Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat waspada. Terutama saat beraktifitas, harus disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan berpedoman pada penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru. ”Kami minta masyarakat selalu waspada dan meningkatkan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan, kapan pun dan dimana pun,” ajaknya.

Baca juga :  Bupati Suwirta Minta OPD Lakukan Langkah Dukung Sektor Pariwisata

Untuk menekan penularan, tambahnya, Satgas sudah melakukan berbagai upaya guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Seperti menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan selanjutnya vaksinasi akan menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun.

“Sekali lagi, kami mohon masyarakat melakukan prokes ketat, termasuk saat di rumah untuk meminimalisir klaster keluarga,” harap Dewa Rai seraya mengajak masyarakat mensukseskan vaksinasi Covid-19.

Kemudian, dalam upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengimbau masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” tegas Dewa Rai. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.