MANGUPURA – Hari kedua cabor taekwondo Porprov Bali XV/2022, Jumat (18/11/2022) menyediakan 8 medali emas di nomor kyourugi yang berlangsung di Aula Widya Padma Piliteknik Negeri Bali, Bukit Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
Tim taekwondo Denpasar yang di hari pertama paceklik medali emas, akhirnya pecah telor. Bahkan tim ibu kota Provinsi Bali itu, sukses menggondol dua keping emas. Sementara Badung masih mendominasi dengan menyabet tiga medali emas. Sedangkan sisa 3 emas lagi dibagi rata, Buleleng, Karangasem dan Klungkung.
Dua medali emas Denpasar yang sebelumnya menargetkan jadi juara umum dengan raihan 10 medali emas, dipersembahkan taekwondoin Raden Ngurah Renata di kelas under 74 kg putra dan Putu Bayu Satrya di kelas under 87 kg putra. Itu artinya, Denpasar membutuhkan 8 medali emas lagi untuk memenuhi targetnya.

Hari terakhir cabor taekwondo Porprov Bali XV Sabtu (19/11/2022) juga menyisakan 8 medali emas yang diperebutkan. Jadi, untuk memenuhi target itu, Denpasar harus sapu bersih. Mission imposible memang, tetapi tak ada yang tak mungkin dalam dunia olahraga.
Sebelumnya, Ketua Umum Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Denpasar, I Gusti Ngurah Harta memberi target taekwondo Denpasar Denpasar meraih 10 medali emas sekaligus target juara umum. Hal itu diungakan Ngurah Harta, saat acara pelapasan tim taekwondo Denpasar, Minggu (13/11/2022) lalu. yes
























