KARANGASEM – Peran petugas kebersihan sejatinya sangat penting dalam menjaga kebersihan di Kota Karangasem. Disaat sebagian orang masih tertidur lelap, mereka sudah ke lapangan untuk memastikan sampah yang terkumpul dapat terangkut. Jadi, saat matahari meninggi, kawasan Kota Karangasem sudah bersih dari tumpukan sampah.
Sayang sejauh ini kesejahteraan petugas kebersihan masih jauh dari harapan. Bayangkan, setiap bulan mereka hanya menerima gaji sekitar Rp1 jutaan, itu pun masih harus dipotong pembayaran BPJS.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangasem, I Nyoman Tari, mengakui kondisi pas-pasan tersebut. Kata dia, para petugas kebersihan mendapat gaji rerata Rp1 juta hingga Rp1,3 juta setiap bulan, tanpa ada tambahan atau tunjangan lainnya.
“Jumlah tenaga kebersihan hingga tenaga administrasi di DLH sebanyak 531 orang. Gaji mereka di kisaran Rp1 juta hingga Rp1,3 juta tanpa tunjangan apa-apa, mereka dapat BPJS tetapi dipotong gaji,” ucapnya, Senin (3/10/2022).
Melihat upah yang jauh dari kata standar, dia berujar DLH memberi toleransi dengan mempekerjakan rerata empat sampai lima jam setiap hari. Itu dengan target sampah harus bersih terangkut semua.
Dia pribadi berharap akan ada peningkatan kesejahteraan bagi petugas kebersihan, sehingga bisa menjadi motivasi dan semangat dalam menjalankan tugasnya menjaga kebersihan. nad























