POSMERDEKA.COM, MATARAM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi momentum meningkatkan netralitas prajurit pada Pemilu 2024. Komandan Korem (Danrem) 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Agus Bhakti, menjamin oknum TNI yang terlibat politik praksis akan diberikan sanksi tegas. Pengawasan untuk menjaga netralitas tidak hanya dilakukan di tingkat Korem, tapi hingga ke tingkat bawah termasuk koramil dan babinsa.
“Sanksi tegas akan kami berikan kepada oknum TNI yang melakukan pelanggaran seperti itu,” seru Danrem, Jumat (6/10/2023).
Dia menjelaskan, dalam menyukseskan Pemilu dan Pilkada 2024, TNI menyiapkan prajurit untuk serta melakukan pengamanan. Penyaluran logistik Pemilu, ketertiban dan keamanan daerah akan menjadi perhatian bersama.
Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, juga berharap keterlibatan TNI dalam mengamankan pesta demokrasi nanti bisa dilakukan secara maksimal. Apalagi di tahun 2024 akan ada dua momentum demokrasi. “Kami berkomitmen Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama tokoh pemuda kita dalam satu koordinasi menciptakan situasi stabilitas di daerah yang mantap,” sebutnya.
Stabilitas yang dimaksud bukan hanya keamanan daerah, tapi juga stabilitas ekonomi, stabilitas sosial dan stabilitas politik. rul























