BANGLI – KPU Bangli membuka kampanye Pilkada Bangli 2020 bertepatan dengan Hari Raya Kuningan, Sabtu (26/9/2020) sore dengan persembahyangan bersama di Pura Kehen, Kelurahan Cempaga. Usai sembahyang bersama, kedua paslon melanjutkan dengan deklarasi pilkada damai di kantor KPU Bangli.
Saat persembahyangan tersebut, hadir juga Bupati Bangli, I Made Gianyar; Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dana; Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf. I Gede Putu Suardana; Ketua Bawaslu Bangli, Nengah Purna; dan Wakil Ketua DPRD Bangli, Nyoman Budiada, serta partai pengusung. Dalam penandatanganan pakta integritas pilkada damai, paslon nomor urut 1 yakni I Made Subrata-Ngakan Made Kuta Parwata (Bagus) dan paslon nomor 2 yakni Sang Nyoman Sedana Arta- Wayan Diar (Sadia) hadir didampingi tim kampanye masing-masing.
Dalam pakta integritas itu ada tujuh poin kesepakatan damai yang disepakati, antara lain kesiapan menerima sanksi sesuai jika melanggar peraturan mengenai protokol kesehatan dan pengendalian Covid-19. Menurut Ketua KPU Bangli, Putu Gede Pertama Pujawan, tahapan kampanye pertama dibuka dengan dengan persembahyangan bersama. Kampanye bersama dilaksanakan dua kali, yakni pada awal dan akhir masa kampanye. “Sesuai jadwal, masa kampanye hingga 5 Desember mendatang,” jelasnya.
Masing-masing paslon, sebutnya, memiliki 33 kali massa kampanye. Untuk debat akan dilaksanakan tiga kali dengan masing-masing paslon dapat membawa tim maksimal empat orang. “Kami harap tim paslon agar mematuhi setiap aturan yang berlaku,” harapnya.
Anggota KPU Bali, I Gede John Darmawan, mengingatkan kedua paslon menaati aturan yang ditentukan. Karena dilangsungkan di tengah pandemi, dia berkata situasinya sangat berbeda daripada pilkada sebelumnya. Sekarang semua diatur dan dibatasi. “Kepada paslon dan tim pemenangan, mari kita sampaikan dan sosialisasikan ke masyarakat untuk datang ke TPS tanggal 9 Desember 2020, pilkada sukses dan lancar, masyarakat sehat,” ajaknya.
Bupati Made Gianyar menambahkan, sesuai apa yang disampaikan Ketua KPU terkait regulasi pilkada, semua pihak mesti menghormati dan mematuhi. Dia berharap apa yang dideklarasikan dan ditandatangani kedua paslon dapat dilaksanakan penuh rasa tanggung jawab. “Dengan asas pemilu yang bersih dan jurdil, semoga pelaksanaan pilkada dapat berjalan lancer,” cetusnya. 028
























