Cari Nelayan Hilang, Tim SAR Sisir Pantai Karangasem

  • Whatsapp
TIM SAR masih berupaya mengoptimalkan pencarian, I Wayan Koti Arta (53) warga Branjar Dinas Banyuning, Kelurahan Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, yang dilaporkan hilang pada Rabu (6/10/2021). Foto: ist

KARANGASEM – Memasuki hari keenam atau sehari menjelang berakhirnya operasi pencarian I Wayan Koti Arta (53), warga Branjar Dinas Banyuning, Kelurahan Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, yang dilaporkan hilang pada Rabu (6/10/2021), Tim SAR masih berupaya mengoptimalkan pencarian, Senin (11/10/2021).

Tim gabungan dari Basarnas, Polair Polres Karangasem, TNI AL, BPBD, Bakamla dan Balawista menyisir tengah perairan maupun sepanjang pantai Seraya hingga ke Pantai Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem. Sebelumnya, Tim SAR memulai di Pantai Melasti, Amed, Abang.

Bacaan Lainnya

Namun, sejak dua hari terakhir, tim mulai pencarian dari Pantai Jasri, Kecamatan Karangasem dengan mengerahkan sejumlah Riggid Inflatable Boat (RIB) untuk pencarian. Penyisiran ke tengah perairan mulai dari areal perairan Jasri, Seraya, terus ke perairan dekat Selat Lombok, dan di sekitar perairan Bunutan yang menjadi lokasi jatuhnya korban dari perahu.

“Kami melakukan pencarian dan penyisiran mulai dari Pantai Jasri terus ke timur hingga perairan Seraya dan Bunutan, sesuai dengan rencana operasi yang ditentukan,” kata Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, IGN Eka Wiadnyana Ngurah Eka.

Selain itu, sebutnya, anggota dari Pos SAR Nusa Penida juga ikut turun melaksanakan pencarian dari Nusa Penida. Tidak hanya melakukan pencarian laut menggunakan RIB, Tim SAR gabungan juga menyisir sepanjang areal pantai dari bentang Pantai Seraya hingga Pantai Bunutan.

Baca juga :  Desa Seraya Barat Tutup Rangkaian Sosialisasi PK 2021

Namun, sampai dengan berita ini ditulis, korban belum berhasil ditemukan. Hanya, jika sampai Selasa (12/10/2021) yang juga merupakan hari terakhir operasi pencarian, operasi akan berakhir dan ditutup.

Meski operasi SAR dihentikan atau berakhir, tegasnya, Tim SAR berkoordinasi dengan nelayan jika nanti menemukan korban atau jenazah korban agar segera melapor ke Pos SAR Karangasem atau petugas kepolisian. “Nanti kami segera melaksanakan proses evakuasi,” pungkasnya. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.