Bupati Sanjaya Terima Penghargaan Gugus Tugas GNRM

BUPATI Sanjaya menerima penghargaan dari Kemendagri atas pembentukan GNRM di Kabupaten Tabanan, di Kantor Bupati Tabanan, Senin (14/3/2022). Foto: ist

TABANAN – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menerima piagam penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, atas pembentukan Gugus Tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) di Kabupaten Tabanan, di Kantor Bupati Tabanan, Senin (14/3/2022).

Melalui Kepala Kesbangpol Tabanan, I Wayan Sarba, menyebut pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan di Prime Plaza Hotel Sanur Bali, Kamis (10/3/2022).

Bacaan Lainnya

Penghargaan tersebut dikatakan sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan penguatan GNRM dalam prioritas nasional Gerakan Indonesia Bersatu, sebagai wujud implementasi Instruksi Presiden 12 Tahun 2016 tentang GNRM.

Diungkapkan bahwa revolusi mental sebagai gerakan untuk mengubah cara pikir, cara kerja, dan cara hidup bangsa Indonesia, yang mengacu tiga nilai strategis. Termasuk nilai integritas; yang berisi unsur nilai kewargaan dan bisa dipercaya.

Etos kerja, lanjutnya, terdiri atas nilai kemandirian dan kretivitas, serta nilai gotong royong yang berdasarkan Pancasila, yang berorientasi dari kerja sama dan saling menghargai. “GNRM diyakini mampu jadi solusi untuk kemajuan bangsa, serta mempercepat visi Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang aman, unggul, dan madani,” ujarnya.

Sanjaya pun mengapresiasi penghargaan terhadap revolusi mental, yang sudah diimplementasikan dengan baik di Tabanan. Melalui ragam gotong royong masyarakat dan etos kerja dalam membangun infrastruktur Tabanan di segala lini, sudah termasuk dalam pengaplikasian GNRM menuju Tabanan yang maju.

Baca juga :  Polres Bangli Siagakan Personel Antisipasi Bencana

“Kita sudah melaksanakan revolusi mental ini dengan baik di Tabanan. Kami harap semangat untuk menggelorakan revolusi mental ini bisa menggema di Tabanan,” ujar Sanjaya, yang juga berharap sinergi masyarakat dalam gelora revolusi ini.

Kepala Kesbangpol Tabanan, I Wayan Sarba, mengatakan Tabanan sudah punya gugus tugas yang mengendalikan dan monitoring terhadap upaya yang dilakukan Pemkab Tabanan dalam melaksanakan revolusi mental.

Transisi perubahan pola pikir juga tidak mudah, dari yang semula birokrasi dilayani, sekarang berubah menjadi pelayan masyarakat di semua sektor. Hal tersebut tidak jadi kendala, melainkan jadi tantangan positif yang harus dilakukan, demi tercipta Tabanan yang unggul. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.