Bupati Sanjaya Serahkan 3.753 Sertifikat Tanah untuk Masyarakat

  • Whatsapp
BUPATI Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, baru-baru ini menyerahkan sertifikat tanah untuk masyarakat di Tabanan. Foto: ist

TABANAN – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, mengatakan, manfaat dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) adalah masyarakat bisa memiliki bukti sah kepemilikan tanah. Selain itu, menghindari konflik atau sengketa tanah, dan membuat aset masyarakat bisa dijadikan jaminan bank untuk modal usaha.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sanjaya saat penyerahan sertifikat tanah untuk masyarakat Tabanan, baru-baru ini. Acara yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Maria itu juga dihadiri perwakilan Kakanwil BPN Provinsi Bali.

Bacaan Lainnya

Sertifikat tanah program PTSL tahun 2021 diserahkan secara simbolis sebanyak 4.723 sertifikat. Terdiri atas 3.753 sertifikat tanah untuk masyarakat dan 970 sertifikat tanah aset Pemkab Tabanan.

“Penyerahan sertifikat ini memberikan suatu kebahagiaan bagi masyarakat, yang berarti status dan bukti kepemilikan tanah sudah jelas dan sah, serta memberi kepastian hak atas tanah yang berkekuatan hukum, dan mengurangi potensi sengketa,” ujar Sanjaya.

Atas nama Pemkab Tabanan, Sanjaya mengucapkan terima kasih kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Tabanan dan Kanwil BPN Provinsi Bali, serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, atas sinergitas dan kerja sama yang telah terjalin baik.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tabanan, Heryanto, mengatakan, untuk tahun 2021, PTSL di Kabupaten Tabanan telah terselesaikan 5.686 bidang sertifikat, yang secara simbolis telah diserahkan.

Baca juga :  Kasrem 163/Wirasatya Tinjau Percepatan Vaksinasi di Susut

Untuk aset Pemkab Tabanan, selama dua tahun berturut-turut mampu menyelesaikan di atas 900 bidang tanah, dan jumlah aset Pemkab Tabanan yang telah diselesaikan sebanyak 970 bidang sertifikat.

Dia menyebut, di Tabanan masih menyisakan 14 persen yang belum bersertifikat, dari jumlah bidang tanah yang ada di Tabanan. Perkiraan data BPN, sejumlah 381.445 bidang, yang sudah bersertifikat 331.526, tersisa 14 persen.

”Mudah-mudahan atas atensi, arahan, kolaborasi, dan kombinasi, pencanangan Presiden Joko Widodo bahwa tahun 2024 harus tuntas terdata. Kalau bisa, Tabanan tahun 2023 harus dipastikan jadi kabupaten yang lengkap dan tuntas terdata,” imbuh Heryanto. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.