Bupati Suwirta Minta PMI Jangan Berpesta di Tengah Covid-19

  • Whatsapp
SEBANYAK 14 PMI asal Klungkung menjalani proses pemulangan ke rumah masing-masing di Lapangan GOR Swecapura, Gelgel, pada Minggu (14/6) sore. Foto: ist
SEBANYAK 14 PMI asal Klungkung menjalani proses pemulangan ke rumah masing-masing di Lapangan GOR Swecapura, Gelgel, pada Minggu (14/6/2020) sore. Foto: ist

KLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali memulangkan 14 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Klungkung di Lapangan GOR Swecapura, Gelgel, pada Minggu, (14/6) sore. Mereka dipulangkan usai menjalani masa karantina di salah satu tempat yang ditunjuk Pemkab Klungkung dan juga telah menjalani swab test (tes usap) yang hasilnya dinyatakan negatif.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Klungkung, I Putu Widiada, yang hadir dalam kegiatan pemulangan PMI itu, mengucapkan selamat datang kembali di Kabupaten Klungkung yang sebelumnya telah menjalani karantina.

Karantina di hotel merupakan bentuk penghargaan Pemkab Klungkung kepada para PMI yang telah berjuang di luar negeri untuk mencari devisa sebagai wujud keikutsertaan dalam membangun daerah khususnya membangun keluarga masing-masing.

Baca juga :  Percepat Penanganan Covid-19 di Badung, Giri Prasta Keluarkan Enam Kebijakan Strategis

Walaupun telah dinyatakan negatif, Suwirta tidak henti-henti menyarankan untuk tetap melakukan imbauan pemerintah dan melakukan karantina mandiri dirumah. Bupati juga mengimbau para PMI, agar setelah sampai di keluarga dan di lingkungan masing-masing para PMI segera melapor ke Posko Gotong Royong Penanganan Covid-19 yang ada di desa.

‘’Jadilah contoh yang baik dalam memutus penyebaran Covid-19 kepada masyarakat. Jangan melakukan kegiatan ngumpul-ngumpul dan berpesta di tengah pandemi Covid-19 ini. Lebih baik uang yang dimiliki disimpan untuk bertahan hidup selama pandemi ini,’’ harap Suwirta. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.