Bupati Made Gianyar Serahkan 39 SK PPPK

BUPATI Bangli, I Made Gianyar (kiri) menyerahkan SK kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di halaman kantor Bupati Bangli, Senin (1/2/2021). foto: ist

BANGLI – Sebanyak 39 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menerima SK dari Bupati Bangli, I Made Gianyar, di halaman kantor Bupati Bangli, Bali, Senin (1/2/2021). Turut hadir Wakil Ketua DPRD Bangli, I Nyoman Budiada; Ketua Komisi I, Satria Yuda; Sekda Bangli, Ida Bagus Gde Giri Putra, dan pimpinan OPD di Pemkab Bangli.

Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan SDM Kabupaten Bangli, Komang Pariartha, dalam laporannya mengatakan, jumlah formasi PPPK tahap I tahun 2019 memprioritaskan tenaga guru, tenaga kesehatan dan penyuluh pertanian, dari tenaga honorer eks K-II yang ada dalam pangkalan BKN, dan sistem seleksi menggunakan CAT UNBK.

Read More

Yang mengikuti seleksi administrasi sebanyak 43 orang, yang lulus seleksi administrasi 40 orang, 3 orang tidak lulus karena tidak memenuhi syarat kualifikasi pendidikan, yakni guru pendidikan minimal S1.
J umlah peserta yang mengikuti CAT UNBK sebanyak 40 orang, yang lulus 39 orang.

Dari 39 orang yang tersebut, pemberkasan penetapan Nomor Induk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (NI PPPK) dilakukan secara elektronik. “Mereka dapat menerima Surat Keputusan Bupati Bangli tentang pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Made Gianyar mengucapkan selamat kepada pegawai yang menerima SK PPPK. Dia menyebut pengangkatan PPPK tahap berikutnya masih banyak daftar yang antre. “Semoga nanti rekan-rekan kita yang belakangan, para PTT, GTT yang ada di Bangli secara periodik bisa ditingkatkan statusnya,” kata dia.

Lebih jauh diutarakan, yang memenuhi syarat bila umurnya di bawah 35 tahun ada peluang untuk menjadi PNS. Bagi yang lewat umurnya 36 tahun sampai 57 tahun, setahun sebelum pensiun para pegawai PTT dan GTT memiliki harapan menjadi PPPK.

Mereka yang lolos tahap pertama ini, sambungnya, diminta bekerja dengan baik dan memberikan nilai pada diri sendiri, keluarga dan masyarakat dalam melaksanakan tugas.

Dia berpesan di manapun bekerja harus mampu menjadi teladan bagi pegawai, dengan mengutamakan kedisiplinan dan selalu taat peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Tetap mengedepankan pengabdian, dedikasi, loyalitas dan tanggung jawab sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” ajaknya. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.