KARANGASEM – Dalam rapat rutin Pemkab Karangasem di wantilan kantor Bupati Karangasem pada Kamis pagi (23/12/2021), tanpa diduga petugas BNNK Karangasem datang. Bupati I Gede Dana, Sekda I Ketut Sedana Merta, para kepala OPD sampai camat yang hadir menjalani tes urine secara mendadak.
Total ada 39 pejabat yang menjalani tes urine tersebut. Tes urine mendadak itu dalam upaya mendeteksi dini kemungkinan adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemerintahan. Untuk tes urine ini, BNNK menggunakan tes acak enam parameter meliputi Mop (morfin), THC (marijuana), Met (Methamphetamine), Coc (kokain), Bzo (Benzodiazepine) dan Amp (Amphetamine). “Dari 39 sampel urine yang dites, hasil seluruhnya negatif,” kata Kepala BNNK Karangasem, AKBP Tri Kuncoro, usai kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gede Dana mengaku baru tahu rencana tes urine tersebut beberapa menit setelah melaksanakan apel. Dari hasil tes, dia bersyukur seluruhnya negative. “Kita sebagai pemerintah wajib memberi contoh bagi masyarakat jangan sampai terjerumus. Saya berharap generasi muda tidak menggunakan barang terlarang ini, karena akan merusak masa depan dan kesehatan kita,” pesannya.
Dia menjamin tak akan ragu memberi sanksi tegas bila ada jajarannya, ASN maupun pegawai kontrak, yang terbukti menggunakan narkoba. nad
























