Bupati Bangli Serahkan Santunan Rp44 Juta ke Keluarga Korban Longsor

PEMERINTAH pusat dan Pemkab Bangli melalui Dinas Sosial P3A memberi dana santunan bagi korban tanah longsor di Bangli. Bantuan diserahkan Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta; didampingi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Wayan Jimat, di kantor Bupati Bangli, Selasa (5/9/2023). Foto: ist
PEMERINTAH pusat dan Pemkab Bangli melalui Dinas Sosial P3A memberi dana santunan bagi korban tanah longsor di Bangli. Bantuan diserahkan Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta; didampingi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Wayan Jimat, di kantor Bupati Bangli, Selasa (5/9/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Pemerintah pusat dan Pemkab Bangli melalui Dinas Sosial P3A memberi dana santunan bagi korban tanah longsor di Bangli. Bantuan diserahkan Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta; didampingi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Wayan Jimat, di kantor Bupati Bangli, Selasa (5/9/2023).
Santunan dari Kementerian Sosial tersebut senilai Rp44 juta, diserahkan kepada dua ahli waris, yakni AA Ayu Sumiati selaku ahli waris dari Ida Bagus Agung Eka Widyacipta; dan Ida Bagus Nyoman Jasma selaku ahli waris dari Ida Ayu Putu Mutiari. Masing-masing menerima santunan Rp15 juta.
Sementara untuk tujuh korban luka yakni Ida Bagus Esa Putra, Ida Ayu Ega Dania Saputra, Ida Ayu Sri Wartini, Ida Ayu Nadia Mai Tarini, Ida Ayu Trisna Mirayanti dan Ida Ayu Manik Astiti, masing- masing mendapat santunan Rp2 juta, yang disalurkan melalui Bank Mandiri.
Sedana Arta menyampaikan, penyerahan santunan merupakan bentuk kepedulian Pemkab Bangli melalui Dinas Sosial P3A, yang mampu menjalin komunikasi hingga ke tingkat Kementerian Sosial. Tujuannya membantu meringankan beban keluarga korban akibat bencana tanah longsor beberapa waktu lalu. Selain itu, Pemkab Bangli juga melakukan berbagai upaya untuk bisa membantu keluarga korban. Termasuk membantu biaya pendidikan dua anak korban yang masih SD dan SMP.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan selalu tabah dan ikhlas, dan untuk ke depan selalu bersemangat menjalani kehidupan yang lebih baik, serta selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa,” pesannya.
Sebelumnya, tanah longsor terjadi pada 7 Juli lalu, menewaskan pasangan suami-istri warga Banjar Brahmana Bukit, Kelurahan Cempaga, Kecamatan Bangli. Korban adalah Ida Bagus Agung Eka Widyacipta (40) beserta Ida Ayu Putu Mutiari (37) dan melukai tujuh orang. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.