Bupati Bangli Minta Pokir Dewan Diakomodir di Musrenbang

BUPATI Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Bangli tahun 2023 secara daring di rumah Jabatan Bupati Bangli, Selasa (29/3/2022). Foto: ist

BANGLI – Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Bangli tahun 2023 secara daring di rumah Jabatan Bupati Bangli, Selasa (29/3/2022).

Pada Musrenbang yang dihadiri Sekda Ida Bagus Gde Giri Putra, Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika; Kepala Bappeda Bangli, Komang Udiana Mahardika, serta pimpinan OPD di Pemkab Bangli secara virtual itu, Bupati minta pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Bangli diakomodasi.

Bacaan Lainnya

Sedana Arta dalam sambutannya mengatakan, Musrenbang Bangli Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tersebut merupakan momen sangat penting dalam upaya mewujudkan prioritas pembangunan tahun 2023. Juga merupakan penjabaran tahun ke-2 dari RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Bangli 2021-2026.

Dia mengajak seluruh lembaga dan elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan visi daerah. “Kita harus bergerak bersama untuk mewujudkan Bangli Era Baru,” ajaknya.

Perumusan permasalahan daerah, sambungnya, agar bisa mengakomodir pokir anggota DPRD Bangli. Dengan demikian, rumusan permasalahan daerah akan masuk dalam perumusan sasaran dan prioritas pembangunan.

Kemudian, imbuhnya, berlanjut ke perumusan kerangka ekonomi dan kebijakan keuangan, dan program prioritas daerah beserta pagu indikatifnya. “Mari kita bersama-sama mengawalnya,” pinta Bupati.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, menambahkan, tema RKP Pusat tahun 2023 adalah peningkatan produktivitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga :  Bakumham Golkar Sesalkan Manuver MDA Bali, Dualisme PHDI Jangan Hilangkan Hak Pelayanan Umat

Sementara RKPD Semesta Provinsi Bali tahun 2023 yakni mewujudkan transformasi ekonomi Bali hijau, tangguh dan sejahtera.

“Dalam penyusunan RKPD Kabupaten Bangli tahun 2023 perlu menjadi penekanan bagaimana mengintegrasikan, mensinkronkan dan mensinergikan antara dokumen perencanaan Provinsi maupun kabupaten/kota,” ucapnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.