POSMERDEKA.COM, BANGLI – Pemkab Bangli melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) terus memacu akselerasi budaya kreatif di seluruh lini birokrasi. Sebagai langkah strategis, Brida menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Webinar Pengembangan Inovasi Daerah di Ruang Rapat Bupati Bangli, Kamis (5/2).
Kegiatan ini bertujuan memotivasi perangkat daerah, BUMD, puskesmas, hingga tingkat desa agar melahirkan gagasan segar dalam tata kelola pemerintahan. Selain Bimtek, acara ini juga menjadi panggung sosialisasi program unggulan seperti Bangli Innovations Awards (Bisa), Bangli Riset Awards (Brias), dan Brida Bincang Inovasi. Acara ini dihadiri secara daring oleh pimpinan perangkat daerah, para camat, pimpinan BUMD, lurah, kepala desa, kepala puskesmas, serta kepala SMP dan SD se-Kabupaten Bangli.
Berdasarkan data dari Brida Bangli, terjadi transformasi luar biasa Bangli dalam peta inovasi nasional selama empat tahun terakhir. Dari kabupaten yang sebelumnya kurang diperhitungkan, kini Bangli menjadi salah satu yang paling progresif di Indonesia. Catatan prestasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Kabupaten Bangli tahun 2022 dengan skor 36,51 (peringkat 260 Nasional); 2023 dengan skor 49,96 (peringkat 120 Nasional); 2024 dengan skor 63,33 (peringkat 54 Nasional) meraih kategori “Sangat Inovatif” dan penghargaan Innovative Government Award (IGA). Tahun 2025 skornya 71,92 (peringkat 45 Nasional), dan berhasil menyabet Peringkat 1 di Provinsi Bali untuk Klaster Kabupaten. Meski secara akumulatif melonjak tajam, laporan tersebut mencatat adanya ketimpangan partisipasi. Dari 317 unit kerja, baru sekitar 21,45% yang aktif melaporkan inovasi.
Motor penggerak utama saat ini masih didominasi oleh perangkat daerah (68,96%) dan bagian Sekretariat Daerah (66,66%). Sementara itu, partisipasi di level akar rumput masih menjadi tantangan besar. Sekolah Dasar (SD) baru 14,72%, dan desa/kelurahan 1,36% (hanya 1 dari 73 desa/kelurahan yang aktif).
Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, dalam arahannya, menyatakan inovasi adalah harga mati untuk mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Bangli Era Baru. Dia mengapresiasi lompatan peringkat Bangli, tapi minta seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri. “Kita telah membuktikan lompatan besar dari peringkat bawah hingga kini menjadi yang terbaik di Bali. Di tahun 2026 ini, target kita cuma satu, menjadi Kabupaten Terinovatif di Indonesia,” ajaknya.
Dia menginstruksikan seluruh camat, kepala desa, dan kepala sekolah mengubah masalah menjadi peluang. Pun menekankan pentingnya kebijakan berbasis riset agar solusi yang diberikan tepat sasaran bagi masyarakat. “Mari kita buktikan bahwa Bangli itu hebat, bangkit, dan unggul. Optimalkan potensi lokal untuk mengejar ketertinggalan,” pungkasnya. gia
























