Biaya Awal Pendidikan Bisa Dicicil, SMK PGRI 2 Denpasar Masih Buka Pendaftaran Siswa Baru

Foto: KEPALA SMK PGRI 2 Denpasar, I Wayan Ginastra, saat memantau pendaftaran siswa baru. Foto: tra
Foto: KEPALA SMK PGRI 2 Denpasar, I Wayan Ginastra, saat memantau pendaftaran siswa baru. Foto: tra

DENPASAR – Pariwisata Bali terpuruk akibat pandemi Covid-19, berimbas pada daya serap lulusan SMK bidang pariwisata. Namun tak demikian halnya dengan lulusan SMK yang berbasis akuntansi, pemasaran dan administrasi perkantoran.

SMK PGRI 2 Denpasar membuktikan lulusannya tetap terserap dan sukses mengambil peluang bisnis selama pandemi Covid-19. Kepala SMK PGRI 2 Denpasar, Drs. I Wayan Ginastra, MM., di sela-sela PPDB, Kamis (7/7/2022) mengungkapkan, siswa dan lulusannya banyak mengambil peluang di masa pandemi Covid-19 dengan membuka bisnis secara online.

Read More

Materi ini juga diajarkan di sekolah sehingga saat pandemi model layanan berbasis online sangat tepat diterapkan. Maka banyaknya siswa dan lulusannya kini menjadi wirausaha mandiri sekalipun dalam skala kecil. Ada yang menjadi reseller kosmetik, menjual produk kuliner, bahkan ada yang membuat kelompok membentuk unit bisnis bersama.

Pada PPDB tahun ini, SMK PGRI 2 Denpasar masih menerima pendaftaran siswa baru sampai daya tampung terpenuhi. Sekolah ini memiliki dua lokasi belajar yakni di Jalan Gunung Lempuyang Gg Gunung Bromo, Denpasar Barat, dan di Jl. Tukad Kresek, Suwung Batan Kendal, Denpasar Selatan.

Sekolah ini juga memberi keringanan biaya pendidikan. Calon siswa baru hanya dikenakan biaya awal sekolah Rp3,1 juta, sudah termasuk uang pakaian seragam dan uang OSIS. Khusus untuk siswa SMP lulusan PGRI atau ber-KK Denpasar yang studi lanjut di Jalan Gunung Lempuyang Gg Gunung Bromo, Denpasar Barat, diberi potongan biaya sekolah Rp250 ribu. Sedangkan yang studi lanjut di Jalan Tukad Kresek, Suwung Batan Kendal, Denpasar Selatan, diberi keringanan Rp500 ribu.

Biaya awal sekolah itu, kata Ginastra, juga bisa dicicil. Bahkan untuk SPP masih tetap Rp300 ribu per bulan dan sudah berjalan sejak empat tahun

Ginastra mengakui selama ini dunia industri di lokasi siswanya magang langsung menyerap lulusan usai tamat. Bahkan untuk pemasaran dia sampai kehabisan stok lulusan dan tak mampu memenuhi permintaan dunia industri yang memerlukan SDM pemasaran tingkat madya.

Selain itu banyak yang berbisnis sambil melanjutkan studi. Dengan demikian mereka benar-benar memanfaatkan keunggulan SMK sebagai BMW yang bekerja, melanjutkan dan wirausaha. Artinya, sekolah sukses mengantarkan mereka hingga meraih pekerjaan. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.