Berdiri Sejak 1969, Arja Putra Jelantik Apuan Hibur Penonton di Alun-alun Bangli

PEMENTASAN Arja Putra Jelantik Apuan, Desa Adat Apuan, Kecamatan Susut, di panggung utama Alun-alun Bangli, Kamis (12/5/2022) malam. Foto: ist

BANGLI – Serangkaian HUT ke-818 Kota Bangli, Pemkab Bangli membuat sejumlah macam kegiatan kreativitas seni dan budaya, baik modern maupun tradisional.

Salah satu seni tari tradisional yang memiliki nilai historis dan masih bertahan sampai kini adalah seni tari arja dari Sekaa Arja Putra Jelantik Apuan, Desa Adat Apuan, Kecamatan Susut. Arja ini diberi kesempatan tampil di panggung utama Alun-alun Bangli, Kamis (12/5/2022) malam.

Bacaan Lainnya

Pementasan arja dengan lelampahan (judul) “Jajar Pikatan” itu dihadiri Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta; Wakil Bupati Wayan Diar, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Bangli, serta masyarakat penggemar kesenian arja.

Menurut Kelian Sekaa Arja Putra Jelantik Apuan, Ketut Surada, sekaa ini berdiri sejak tahun 1969. Puncak kejayaan dirasakan pada tahun 1987 sampai tahun 1990-an, karena sempat menjadi Juara 1 Festival Arja se-Provinsi Bali di Art Centre, Denpasar serangkaian Pesta Kesenian Bali pada masa itu.

Eksistensi kesenian arja, sebutnya, mengalami pasang-surut. Namun, dia dan kawan-kawan tetap menjaga kelestariannya hingga saat ini. “Dari awal dibentuk hingga saat ini, sekaa arja ini mengalami beberapa kali pergantian penari yang disebabkan faktor usia,” kisahnya.

Baca juga :  Tak Bermasker, Dilarang Masuk Pasar Kidul, Dua Pos Pengawasan Dibangun

Surada menambahkan, tari arja setiap tahun dipentaskan di Pura Ulun Suwi, Desa Adat Apuan pada hari purnama kalima saat upacara pujawali di pura tersebut.

Dia berharap kesenian arja dapat beregenerasi dan diminati masyarakat, khususnya generasi muda, agar mau belajar dan melestarikan kesenian arja. Pemkab Bangli juga diminta selalu memperhatikan dan bersama-sama menjaga kelestarian seni budaya di Bangli.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bangli, terutama Bupati dan Wakil Bupati, yang memberi ruang dan waktu kepada Sekaa Arja Putra Jelantik Apuan untuk tampil di Alun-alun Kota Bangli. “Sekaa arja kami sangat bangga bisa tampil malam ini, astungkara masyarakat Bangli bisa terhibur,” tandasnya.

Bupati Sedana Arta dalam kesempatan tersebut memberi apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Sekaa Arja Putra Jelantik Apuan, yang bersama-sama berpartisipasi dalam rangka HUT ke-818 Bangli.

“Semoga kesenian arja ini dapat dilestarikan dengan baik serta dipertahankan eksistensinya. Pemerintah Kabupaten Bangli akan selalu mendukung pelestarian budaya leluhur yang ada di Bangli,” janjinya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.