Berani Nyanyi, Tukang Suwun di Acara Golkar Diganjar Hadiah Uang

  • Whatsapp
YANTI Isfandiari Airlangga mengiringi ibu tukang suwun yang bernyanyi “Putri Cening Ayu” di panggung. Meski nada dan lafalnya kurang jelas, ibu itu tetap mendapat hadiah uang. Foto: gus hendra
YANTI Isfandiari Airlangga mengiringi ibu tukang suwun yang bernyanyi “Putri Cening Ayu” di panggung. Meski nada dan lafalnya kurang jelas, ibu itu tetap mendapat hadiah uang. Foto: gus hendra

TIDAK soal suaranya bagus atau jelek, keberanian tukang suwun di pasar ini menyanyi di panggung bersama Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG), Yanti Isfandiari Airlangga, tetap ada nilainya, Jumat (21/8/2020). Lagu “Putri Cening Ayu” yang dinyanyikan di aula DPD Partai Golkar Bali itu, meski lafalnya kurang jelas, diganjar hadiah uang tunai Rp 500 ribu. Puluhan tukang suwun yang semula malu-malu, akhirnya mulai unjuk tangan ketika diminta maju oleh istri Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, tersebut.  

Ayo, siapa suka nyanyi, silakan nyanyi di depan. Hadiahnya 500 ribu,” ajak Yanti sembari menunjuk-nunjuk ke jejeran tukang suwun yang duduk di bagian belakang. Karena tidak ada yang berani maju, fungsionaris DPP Golkar, Nurul Arifin, sampai harus menghampiri mereka untuk maju. “Ayo ibu, ayo nyanyi ke depan. Tapi nyanyi lagu Indonesia ya, jangan lagu daerah,” bujuk mantan artis nasional itu ke sejumlah tukang suwun.

Suasana acara bakti sosial IIPG peduli Covid-19 yang sebelumnya formal dengan pembacaan sambutan, langsung mencair. Sebab, undangan dan tukang suwun geli dan tergelak melihat gaya menyanyi serta suara “ala kadarnya” yang bernyanyi.

Baca juga :  Triwulan I 2020, Penjualan Listrik Tumbuh 8,13 Persen

Kedatangan Yanti ke DPD Partai Golkar Bali itu sebagai rangkaian kegiatan IIPG ke Bali untuk bakti sosial. Mereka menyerahkan 150 paket sembako kepada tukang suwun di sejumlah pasar di Denpasar. Selain itu, bersama IIPG Bali dan Denpasar, mereka juga menyiapkan 50 paket sembako untuk panti jompo di Bali. Paket itu terdiri dari 5 kg beras, 10 bungkus mi instan, 1 kg minyak goreng, dan 1 kg gula pasir.

“Kami ke sini untuk berbagi dengan masyarakat Bali, sekaligus memperlihatkan ke seluruh Indonesia bahwa Bali aman dikunjungi. Kami mengajak semangat dan berkarya mendampingi masyarakat dalam susah dan sedih,” cetusnya.

Ketua DPD Partai Golkar Denpasar, Mariyana Wandira, bilang tukang suwun itu dikumpulkan dari sejumlah pasar di Denpasar. Alasannya, mereka terdampak akibat Corona. “Tyang (saya) biasa ring (di) Pasar Ketapian,” cetus salah satu ibu penerima bantuan yang diajak ngobrol. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.