“Bela Kawan Ali Al Khairy” Tatap Pilgub 2024, Terdiri dari Aktivis Pergerakan NTB

  • Whatsapp
PARA aktivis Pergerakan NTB saat konsolidasi menyambut Pilgub 2024 di Kota Mataram. Foto: rul
PARA aktivis Pergerakan NTB saat konsolidasi menyambut Pilgub 2024 di Kota Mataram. Foto: rul

MATARAM – Aktivis Pergerakan NTB yang merupakan eksponen Forum Komunikasi Mahasiswa Mataram (FKMM)/ Front Mahasiswa Nasional (FMN) konsolidasi dan reuni bareng di Kota Mataram, Jumat (1/10/2021). Para aktivis dari lintas generasi itu membaur dan melahirkan komitmen untuk “Bela Kawan Ali Al Khairy” menatap Pilgub NTB 2024.

“Reuni dan konsolidasi ini kami kemas dengan cair agar komunikasinya lepas dan tidak ada jarak sesama aktivis. Ini upaya kami menyatukan kembali aktivis dan alumni,” kata Lalu Saifuddin, penggagas reuni dan kangen.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Partai Nasdem Lombok Tengah, Ahmad, silahturahmi dilakukan di tengah banyak potensi di antara aktivis pergerakan NTB, sekaligus meneguhkan solidaritas. Harapannya, pertemuan itu dapat melahirkan kesepakatan menyambut 2024. Prinsipnya, kata dia, secara maksimum akan memajukan potensi sesama alumni.  

Dalam orasinya, aktivis senior FKMM, Sulistiono, momentum itu harus dimaknai sebagai pertemuan sesama saudara. “Dalam bingkai itu, sebagai sesama saudara wajib hukumnya mendukung saudara kita yang ingin maju,” cetusnya. 

Pernyataan senada diutarakan Andi Rusdi. Menurutnya, sebagai mantan aktivis pergerakan, kekuatan ikatan persaudaraan akan saling menguatkan dalam berbagai hal. “Untuk itu bila ada saudara kita yang mau maju, kita semua wajib dukung dan sukses,” seru mantan Sekjen FKMM era 1993/1994 itu. 

Baca juga :  Golkar Bantu Korban Banjir di Pekutatan

Sebagai salah satu calon Pilgub NTB 2024, Ali Al Khairy berkata kekuasaan adalah cara paling ringkas mendorong lahirnya perubahan dan mendekatkan keadilan. Partai Gerindra disebut sudah menginstruksi dan merestui dia untuk berkontestasi. Dia mengakui banyak keterbatasan, karena itu minta doa restu dan dukungan kepada rekan-rekannya untuk berjuang pada Pilgub 2024. “Sebelumnya saya tidak tidak pernah membayangkan akan berada di situasi seperti ini,” ucapnya merendah.

Eksponen Pergerakan NTB, Sirra Prayuna, menegaskan komitmen mendukung Ali Al Khairy dalam Pilgub NTB 2024. Untuk itu, Sirra berharap Ali Khairy serius dan sungguh-sungguh, tidak sekedar bermanuver semata. Sirra juga menyumbangkan kantornya, ESPE Syndicate, dipakai sekretariat pemenangan “Bela Kawan Ali Al Khairy”. “Selain itu saya berjanji menyumbang secara materiil untuk mendukung Ali,” janjinya. 

Kepala Perwakilan Komisi Yudisial NTB, Ridho, mengajak reuni aktivis FKMM/FMN dilakukan secara periodik agar tidak saling melupakan. “Dengan reuni seperti ini, kita baru tahu ternyata alumni FKMM/FMN memiliki potensi besar untuk saling membesarkan,” sarannya. 

Di sela-sela acara Reuni Bela Kawan, DA Malik membagikan 200 kaos bergambar Ali Al Khairy yang di bagian belakang tertulis “Relawan Rekan Sejawat”.

Temu Aktivis Pergerakan NTB ini dihadiri puluhan orang yang kini menjadi ASN, aparat penegak hukum, kepala desa, dosen, advokat, aktivis partai, dan lain-lain. Acara ditutup dengan pemaparan kisah unik masing-masing peserta, sekaligus perkenalan saat masih menjadi mahasiswa di kampusnya dulu. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.