KLUNGKUNG – Kebakaran hebat terjadi di bedeng tempat tinggal buruh bangunan di Banjar Sakti Desa Sakti, Nusa Penida, Klungkung. Kejadian ini terjadi pada Kamis (9/7) sekitar pukul 13.45 Wita. Adapun sebagai penanggung jawab bedeng tersebut I Nyoman Arya (51) alamat Jl. bukit tunggal VII B/5, lingkungan Gelogor, Kelurahan Pemecutan, Denpasar Barat, selaku mandor.
Sedangkan saksi yang mengetahui kebakaran tersebut Toni Jaelani (37) alamat Jl. P. Indah VI/2 Denpasar Barat, dan Sarwono (42) alamat RT 10 RW 4, Kel. Trosono, Parang, Magetan, Jatim.
Kapolsek Nusa Penida, AKP Gede Sukadana, membenarkan adanya musibah bedeng tempat tinggal buruh bangunan yang terbakar di Banjar Sakti Desa Sakti, Nusa Penida. Adapun awal mula kejadian kebakaran tersebut menurutnya, dimana saksi Toni Jaelani akan mengambil bahan bangunan di gudang yang lokasinya berdekatan dengan bedeng.
Saat itu dia melihat ada kobaran api yang berasal dari lokasi dapur. Kemudian saksi Toni berusaha mencari tahu dan mendekat dan memang benar ada kebakaran, dimana api sudah membakar bangunan dapur yang kebetulan terbuat dari bambu dan triplek.
Selanjutnya peristiwa tersebut disampaikan kepada I Nyoman Arya selaku mandor, kemudian semua tukang mencoba memadamkan api dengan alat seadanya namun karena seluruh bagian bedeng terbuat dari bahan mudah terbakar seperti bambu dan triplek serta beratapkan seng dan terpal, sehingga api dengan cepat membesar.
Bangunan bedeng ludes dilalap si jago merah dan membakar tiga buah bangunan bedeng beserta isinya dan satu buah sepeda motor Vixion tahun 2014 DK 2585 MY milik Sarwono yang terparkir di samping bedeng. Petugas pemadam kebakaran bersama warga berusaha memadamkan api yang sudah terlanjur membesar dan meludeskan bangunan bedeng tersebut.
Kerugian materiil dari kejadian tersebut kurang lebih Rp50 juta. Diduga api berasal dari adanya korsleting arus listrik dari stop kontak tempat sambungan reskuker untuk memasak nasi. 022
























