Banyak Upacara Yadnya, Harga Cabai dan Daging Babi Melonjak

ILUSTRASI - Harga cabai berangasur melonjak belakangan ini, sebagai dampak padatnya upacara yadnya berlangsung hampir di seluruh Bali. foto: ist

POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Harga cabai mengalami peningkatan semenjak seminggu terakhir meski tidak terlalu tinggi. Peningkatan harga cabai ini kemungkinan dipengaruhi banyaknya umat Hindu melaksanakan upacara yadnya.

Salah seorang pedagang bumbu di Karangasem, Ni Ketut Tradi, menilai peningkatan harga karena tingginya permintaan konsumen. Sebab, pada bulan Agustus dan September mendatang banyak umat Hindu di Karangasem yang akan melakukan upacara yadnya. “Ini mungkin yang mempengaruhi kenaikan harga cabai,” duganya, Jumat (26/7/2024).

Read More

Lebih lanjut dikatakan, harga cabai per kilogram saat ini menyentuh Rp72 ribu. Padahal sekitar sepekan lalu harga masih di kisaran Rp32 ribu, naik pelan ke Rp40 ribu, dan sampai ke Rp72 ribu. Sementara harga bumbu seperti bawang merah Rp24 ribu per kilogram, dan bawang putih Rp44 ribu per kilogram. “Ini masih di harga semula, tapi kemungkinan ada peningkatan nanti,” sambungnya.

Selain bumbu dapur, harga daging babi di pasar juga mengalami peningkatan. Jika sebelumnya daging babi hanya Rp70 ribu per kilogram, kini merangkak naik menjadi Rp86 ribu per kilogram.

Sebagai tambahan, sepekan ke depan di Karangasem lumayan banyak akan dilangsungkan upacara yadnya. Misalnya ngaben, ngerorasin, karya di pura, juga kegiatan lain seperti pesta pernikahan. Semua kegiatan itu menggunakan daging babi serta bumbu-bumbu dengan kebutuhan yang cukup tinggi. nad

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.