Bank BPD Bali Bertekad Gerakan Ekonomi Kerakyatan

DIREKTUR Operasional Bank BPD Bali, Ida Bagus Gede Setia Yasa. Foto: ist
DIREKTUR Operasional Bank BPD Bali, Ida Bagus Gede Setia Yasa. Foto: ist

DENPASAR – Menyambut HUT ke-60 Bank BPD Bali bertekad memajukan ekonomi kerakyatan di Bali berbasis digital. Salah satunya, saat perayaaan Hari Kartini yang dirangkai dengan kegiatan menyambut hari jadi Bank BPD Bali langsung tancap gas dengan melibatkan para Ikatan Istri (Tantri) Bank BPD Bali di Kebon Vintage Car, Denpasar, Sabtu (24/4/2022). Kegiatan ini bertujuan untuk mengintergrasikan digitalisasi sistem transaksi pembayaran dan tiketing masuk dengan melibatkan pelaku usaha dari 50 UMKM di Kota Denpasar.

Pada kesempatan itu, Direktur Operasional Bank BPD Bali, Ida Bagus Gede Setia Yasa, mengharapkan melalui kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman anggota Tantri terkait digitalisasi pengelolaan dan peran UMKM bagi Bank BPD Bali untuk membantu memperbaiki perekonomian Bali pascapandemi Covid-19 menjadi endemi. ‘’Kita berharap para Tantri bisa memberikan kontribusi memajukan perekonomian di Bali, sekaligus juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemahaman bertransaksi non-tunai,’’ tandasnya.

Bacaan Lainnya

Tidak hanya itu saja, kegiatan Road to 60 Bank BPD Bali juga akan menggelar aksi sosial donor darah. Sedangkan untuk kemajuan ekonomi, Bank BPD Bali terus bangun gerakan Pasar Siap QRIS. ‘’Artinya, dalam menuju 5 Juni 2022, Bank BPD Bali merangkai kegiatan seperti kegiatan sosial capacity building peningkatan UMKM. Selain itu juga Road to 60 Bank BPD Bali, sesuai dengan visi misi bank meningkatkan kinerja, sekaligus memperdayakan UMKM sebagai upaya menggerakan ekonomi kerakyatan guna membangkitkan kembali UMKM di tengah era pandemi menuju endemi,’’ jelasnya.

Baca juga :  Cari Bambu, Wayan Burut Ditemukan Tewas di Jurang

Selain itu juga, menyambut HUT ke-60 Bank BPD Bali akan meluncurkan beberapa inovasi baru yang sudah lama dirancang, sehingga sasaran elektronik banking yang dimiliki Bank BPD Bali diharapkan ke depannya bisa menjadi Bali Pay untuk digunakan sebagai alat transaksi digital oleh wisatawan yang masuk ke Bali. Apalagi dari sisi kemajuan teknologi, Bank BPD Bali sudah siap, dan tinggal memperkuat infrastruktur, tata kelola, dan SDM.

Bahkan, capality layanan Bank BPD Bali dapat terjaga serta sudah bisa bersinergi dengan Pemda di seluruh Bali. ‘’Peran Bank BPD Bali dengan diberikan kepercayaan oleh Pemerintah Bali maupun kabupaten/ kota itu, menjadi sebuah dorongan dalam memberikan kontribusi ke seluruh pemda dalam membangun Bali dengan menggerakan ekonomi kerakyatan,” pungkasnya. nan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.