POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Kontingen Kabupaten Badung memimpin sementara klasemen perolehan medali Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali Tahun 2025. Hingga, Sabtu (31/5/2025), sore Badung telah mengumpulkan total 21 medali dengan rincian 13 medali emas, 6 medali perak, dan 2 medali perunggu.
Kontingen Denpasar menyusul di posisi kedua dengan 21 medali dengan rincian 7 medali emas, 10 medali perak, dan 4 medali perunggu. Sementara kontingen Gianyar membuntuti di peringkat ketiga dengan 14 medali, dengan5 medali emas, 6 medali perak, dan 3 medali perunggu.
Sebelumnya, pada Sabtu (31/5/2025) pagi, Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, membuka secara resmi Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali Tahun 2025 dalam sebuah seremoni yang berlangsung meriah di Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar.
Sebanyak 8.299 peserta dari sembilan kabupaten/kota ambil bagian dalam kompetisi yang dijadwalkan berlangsung hingga 5 Juni 2025. Mereka terdiri dari 7.187 atlet pelajar, 713 pelatih, dan 449 official.
Dalam pidatonya, Giri Prasta memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tenaga pembina olahraga, baik di tingkat sekolah maupun di level provinsi. Ia menegaskan bahwa proses pembinaan harus dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan guna melahirkan atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
“Pembinaan sejak dini yang dilakukan secara bertahap, terarah, dan konsisten akan melahirkan atlet profesional yang membawa nama baik daerah. Ini memerlukan kolaborasi semua pihak, perencanaan yang matang, dan evaluasi yang terus-menerus,” ujarnya.
Lebih dari sekadar arena kompetisi, Giri Prasta menekankan bahwa Porjar juga menjadi media pembentukan karakter pelajar. Ia berharap kegiatan ini dapat menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan semangat sportivitas yang tinggi pada generasi muda.
Porjar Bali 2025 mengangkat tema “Melalui Pekan Olahraga Pelajar dengan Semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Kita Ciptakan Atlet Pelajar Berkarakter dan Berprestasi Wujudkan Indonesia Emas.” Dalam semangat tersebut, Giri Prasta mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan olahraga sebagai bagian integral dari pembangunan karakter generasi muda.
Ia juga mengingatkan pentingnya komitmen daerah terhadap dunia olahraga, dengan merujuk pada amanat UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.
“Olahraga harus ditangani secara serius. Diperlukan manajemen yang profesional dan sinergis untuk memperkuat sistem pembinaan yang ada di daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Porjar 2025, Putu Bayu Putra Mahendra, menjelaskan bahwa pelaksanaan Porjar tahun ini mencakup 34 cabang olahraga resmi dan tujuh cabang ekshibisi. Kompetisi akan berlangsung di 43 venue, tersebar di empat wilayah: Denpasar (32 lokasi), Badung (7), Tabanan (3), dan Gianyar (1).
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. “Porjar 2025 adalah ajang penting untuk melihat sejauh mana pembinaan olahraga pelajar di Bali berjalan. Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi landasan untuk sistem pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan,” pungkasnya. tra























