ASN Pemprov Bali Diinstruksikan Gunakan Kendaraan Bermotor Listrik

  • Whatsapp
KENDARAAN bermotor berbasis baterai. Foto: ist
KENDARAAN bermotor berbasis baterai. Foto: ist

DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, menginstruksikan Kepala Perangkat Daerah Pemerintahan Provinsi Bali, kepala BUMN/BUMD di Bali, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Bali untuk menggunakan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Keputusan ini tertuang dalam Instruksi Gubernur Bali Nomor 11/DISHUB/2021 tentang Pengadaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Kendaraan Dinas di Lingkungan Pemerintahan Provinsi Bali, dan telah ditandatangani Gubernur Bali per tanggal 11 Februari 2021, di Denpasar.

Dalam instruksi ini, kepala daerah dan kepala BUMN/BUMD sebagai wujud kepeloporan dalam pengunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, maka diminta melakukan pengadaan kendaraan tersebut, sebagai kendaraan dinas. Kendatipun demikian, instruksi ini dikecualikan untuk kendaraan khusus yang belum ada tipe berbasis baterai. Selain itu, kendaraan yang digunakan adalah kendaraan bermotor listrik berbasis baterai yang telah lulus uji tipe dan memenuhi standar, sehingga laik jalan.

Bacaan Lainnya

Sedangkan untuk para ASN, sebagai bentuk dukungan dihimbau agar beralih menggunakan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai ini. Terkait untuk pengisian listrik atau baterai, maka Kepala BUMN/BUMD diminta menyiapkan infrastrukturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali bertugas menyiapkan dan mengkoordinasikan untuk pengadaan kendaraan listrik berbasi baterai ini.  Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta, mengatakan, Instruksi Gubernur ini untuk melaksanakan Pasal 4 ayat (2) Peraturan Gubernur Nomor 48 Tahun 2019 tentang Pengunaan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai.

Baca juga :  Orangtua Siswa Keluhkan Padatnya Pembelajaran Online, Sari Galung Ingatkan Disdikpora Lakukan Pengawasan

‘’Jadi kebijakan yang tertuang dalam instruksi bapak gubernur ini menjadi salah satu strategi untuk percepatan pengunaan kendaraan listrik berbasis baterai di Bali,’’ ungkapnya kepada POS BALI (posmerdeka.com) melalui pesan singkat Whatsapp, Jumat (12/2/2021).

Untuk itu, lanjut dia, dilakukan kewajiban pengunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai pada instansi pemerintah, otorita pengelola kawasan, BUMN/BUMD, serta perusahaan yang bergerak dibidang angkutan umum secara bertahap.  ‘’Berdasarkan pertimbangan ini bapak gubernur menetapkan Instruksi Gubernur Bali tentang pengadaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk kendaraan dinas di Lingkungan Pemprov Bali,’’ tandasnya.

Terkait tugas untuk menyiapkan dan mengkoordinasikan dalam pengadaan kendaraan ini, Samsi menjelaskan bahwa itu hanya untuk tipe, jenis, target, dan kapan perencanaaan ini dimulai. ‘’Semuanya harus masuk dalam rencana aksi di daerah agar monitoringnya bisa dilakukan dengan baik dan permasalahannya bisa di selesaikan,’’ pungkasnya. alt

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.