Asesor Diingatkan Bekerja Profesional, Hari Pertama Visitasi Akreditasi Tahap II Berjalan Aman

HARI pertama pelaksanaan akreditasi di salah satu sekolah di Kabupaten Buleleng, Senin (24/7/2023). Foto: ist
HARI pertama pelaksanaan akreditasi di salah satu sekolah di Kabupaten Buleleng, Senin (24/7/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Pelaksanaan visitasi tahap II hari pertama yang dilaksanakan, Senin (24/7/2023) di seluruh kabupaten/kota di Bali berjalan dengan aman. Para asesor melaksanakan tugasnya dengan baik. Tidak ada laporan terjadi permasalahan yang bisa mengganggu pelaksanaan visitasi akreditasi tahap II. Demikian disampaikan Ketua BAN-S/M Bali, I Wayan Suwira, saat dihubungi, Senin (24/7/2023).

Lebih lanjut Suwira mengemukakan, tahun 2023 sasaran akreditasi di Provinsi Bali berjumlah 1.286 sekolah/madrasah, dan sasaran visitasi menjadi 817 sekolah. Kuota visitasi mengikuti jumlah anggaran yang tersedia dan dibagi untuk semua BAN-S/M provinsi yang ada di Indoensia.

Read More

Pada awalnya Bali mendapatkan kuota sebanyak 370 sekolah/madrasah, namun perkembangannya Bali di tahap IV mendatang mendapat tambahan kuota sebanyak 320 sekolah/madrasah yang rencananya akan divisitasi November mendatang. ‘’Total pada tahun 2023 menjadi 690 S/M yang merupakan jumlah kouta paling banyak sepanjang sejarah akriditasi yang diproleh BAN-S/M Provinsi Bali,’’ tegas Suwira.

Kegiatan visitasi tahap II ini, ungkap Suwira, merupakan kegiatan lanjutan dari kegiatan tahap I yang dilaksanakan pada Maret 2023, dan akan dilanjutkan lagi tahap III dan IV pada bulan berikutnya. Pada tahap III akan diambil lagi sejumlah 137 sekolah/madrasah dan tahap IV akan diambil lagi  320 sekolah/madrasah yang merupakan tambahan kuota visitasi dari BAN-PDM pusat.

‘’Dengan demikian jumlah sekolah yang akan divisitasi di Bali tahun 2023 sebanyak 690 S/M, jumlah terbesar sepanjang sejarah akreditasi di Bali,’’ imbuh Suwira.

Visitasi adalah kegiatan verifikasi, validasi, dan klarifikasi data dan informasi yang telah diisi oleh sekolah/madrasah dalam Sispena-S/M melalui telaah dokumen, angket, wawancara, dan observasi terhadap kondisi objektif sekolah/madrasah. Pelaksanaan visitasi dilakukan secara luring.

Tujuan visitasi yang dilakukan oleh asesor yaitu mendapatkan data dan informasi tentang kondisi objektif sekolah/madrasah untuk menentukan status dan peringkat akreditasi. Visitasi ke sekolah/madrasah dilaksanakan selama dua hari dengan durasi minimal lima jam per hari.

Visitasi yang dilakukan oleh asesor merupakan langkah ketiga dari delapn langkah dari POS akriditasi yang dilakukan oleh Para asesor BAN-S/M Provinsi Bali. Mulai Senin (24/7/2023), BAN-S/M Provinsi Bali menerjukan 74 orang asesor yang memenuhi syarat dan memiiliki integritas, kompetensi dan loyalitas untuk ditugaskan melaksanakan visitasi tahap II pada 118 sekolah/madrasah tahun 2023 yang ada di Provinsi Bali.

Kegiatan visitasi tahun ini didahului kegiatan kemitraan kepada semua Dinas Pendidikan dan Kemenag kabupaten/kota se-Bali dan Dinas Pendidikan dan Kepemudaan dan olahraga Provinsi Bali, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali dan  sosialiasi kepada semua sekolah yang menjadi sasaran visitasi. Dilanjutkan dengan kegiatan pembekalan asesor yang diberikan penekanan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh sesorang asesor saat bertugas sebagai asesor, yang mengikuti kode etik asesor (norma dan etika asesor).

Kegiatan visitasi tahap II ini dipantau langsung oleh semua pengurus BAN-S/M Provinsi Bali baik ketua, sekretaris dan anggota. “Mereka akan turun langsung ke sekolah yang menjadi sasaran akreditasi,” imbuh Suwira.

Hasil kegiatan monev visitasi tahap II ini akan digunakan sebagai dasar menentukan asesor yang akan ditugaskan pada tahap III dan IV pada bulan berikutnya. ”Oleh sebab itu kami berharap para asesor bisa bekerja dengan profesional,’’ lugasnya. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.