Ariyani Ingatkan Pertanggungjawaban Penggunaan BMN

RAKOR Inventarisasi BMN di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Tabanan, belum lama ini. Foto: ist

TABANAN – Ketua Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, mengingatkan hal yang terkait dengan barang milik negara (BMN) atau barang yang dibeli dengan anggaran pemerintah, harus dijaga, dirawat, dan dipertanggungjawabkan.

Penegasan itu diungkapkan dalam Rakor Inventarisasi BMN di Kantor Bawaslu Tabanan, belum lama ini. “Termasuk barang yang rusak berat pun tetap harus dicatat dan dilaporkan kepada Pemprov, sehingga semua itu bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Kordiv SDM dan Organisasi Bawaslu Bali itu minta personel Bagian Aset Daerah Tabanan untuk pengelolaan inventaris BMN agar memberikan saran. “Jika ada hal yang kurang atau ada yang perlu diperbaiki tentang inventarisasi aset daerah di Bawaslu Tabanan, silakan sampaikan saran kepada kami,” pintanya.

Anggota Bawaslu Tabanan, I Ketut Narta, yang membuka rakor, menyebut kegiatan ini dalam rangka menyamakan persepsi terkait dengan inventarisasi BMN. Rakor ini untuk mengetahui cara menginventarisasi BMN di Bawaslu Tabanan.

“Selama pelaksanaan tugas di Bawaslu Kabupaten Tabanan, kami banyak dibantu barang pinjam pakai dari Pemkab Tabanan. Melalui rakor ini sekaligus untuk kami jadikan perhatian sebagai pengguna barang, agar tertib mengadministrasikan dan menginventarisasikan barang–barang dimaksud,” ungkap Narta.

Terkait aset daerah, Kepala Sekretariat Bawaslu Bali, Ida Bagus Putu Adinatha, juga berpesan untuk melakukan sinergitas walaupun aset tersebut merupakan pinjam-pakai dari Pemkab Tabanan. Jika memungkinkan, dia ingin bisa dihibahkan kepada Bawaslu Tabanan seperti di Bawaslu Bali.

Baca juga :  Punya Empat Jenis Unggulan, Perairan NTB Surganya Lobster Indonesia

“Jika tidak ada yang merawat BMN maupun BMD, dan jika terjadi kerusakan dan sebagainya, itu harus tetap masuk dalam neraca, sehingga akan jadi pekerjaan rumit dan membutuhkan energi serta personel yang tidak sedikit untuk menata aset tersebut,” ulasnya.

Kasubag Bidang Pemanfaatan Penggunaan dan Pemeliharaan Aset Daerah, I Wayan Antika, menambahkan, inventaris BPN maupun BMD harus tetap teradministrasi dengan baik dan benar. Ada beberapa item barang Pemkab Tabanan yang telah diinventaris ke Bawaslu Tabanan.

“Besar harapan kami, barang-barang tersebut masih ada dengan kondisi yang baik. Namun, jika barang tersebut rusak, maka Bawaslu Tabanan bisa mengajukan penghapusan atas barang dimaksud,” pesannya. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.