MATARAM – Yayasan HBK Peduli kini memiliki tambahan amunisi baru untuk meningkatkan suplai kebutuhan air bersih gratis bagi warga terdampak kekeringan di Pulau Lombok.
Yayasan milik anggota DPR RI dari Dapil Pulau Lombok, Bambang Kristiono (HBK), ini bakal mengoperasikan tiga mobil tangki, dari sebelumnya hanya dua unit.
“Alhamdulillah, armada tangki air bertambah satu unit lagi. Hal ini tentu akan menambah kekuatan dua unit tangki air yang dioperasikan sebelumnya,” kata HBK, Selasa (17/5/2022).
Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini bertutur, satu unit mobil tangki air itu dia perjuangkan melalui program CSR Bank Mandiri. Program bantuan air bersih gratis bagi masyarakat di daerah bencana kekeringan di Pulau Lombok akan ditingkatkan.
Penyebarannya, masing-masing ditempatkan di Lombok Timur bagian selatan, Lombok Tengah bagian selatan, dan Lombok Utara bagian timur seperti daerah Bayan. Minimal tiga kali dalam seminggu, yaitu hari Senin, Rabu, dan Jumat, ketiga mobil tangki air tersebut akan berkeliling di wilayahnya masing-masing.
HBK menjelaskan, Tim HBK Peduli juga siap memberi bantuan air bersih bila ada keluarga yang mengalami musibah kematian, atau keluarga-keluarga yang akan menyelenggarakan pernikahan.
“Insya Allah gratis, tidak ditarik biaya apa pun,” jaminnya, sembari menjamin penyaluran bantuan air bersih jadi salah satu program unggulan yang terus ditingkatkan kualitas maupun kuantitasnya.
Setiap tahun, jumlah warga yang terdampak kekeringan di Pulau Lombok memang tak pernah sedikit. Tahun lalu misalnya, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, sedikitnya 705 ribu warga terkena dampak kekeringan. Mereka kesulitan air bersih pada musim kemarau, yang dimulai rata-rata pada akhir bulan Mei.
Pemprov NTB pun memberlakukan status Siaga Darurat Kekeringan di empat kabupaten/kota di Pulau Lombok kecuali Kota Mataram. Status yang sama diberlakukan di seluruh kabupaten/kota di Pulau Sumbawa.
HBK menambahkan, akhir tahun 2022 armada tangki air HBK Peduli akan bertambah satu unit lagi. Rencananya ditempatkan di Kabupaten Lombok Timur, khusus untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat yang bermukim di sisi timur.
“Kabupaten Lombok Timur sangat luas wilayahnya, tidak cukup hanya dilayani oleh satu unit mobil tangki air. Insya Allah tambahan satu unit mobil tangki air di akhir tahun ini akan kami tambahkan,” janjinya.
Seluruh biaya operasional armada tangki air akan dibiayai sepenuhnya Yayasan HBK Peduli. Sementara untuk perawatan, pemeliharaan, dan pengawasan masing-masing armada tangki air ini, disepakati akan ditangani anggota DPRD NTB dari Fraksi Partai Gerindra sesuai daerah pemilihan (dapil) masing-masing.
“HBK Peduli akan terus membangun semangat gotong royong yang akhir-akhir ini mulai pudar dalam kehidupan kita sebagai bangsa. Saya belajar banyak masalah kegotong-royongan ini dari LSM kasta NTB di bawah kepemimpinan sahabat saya, Lalu Wing Haris,” tandasnya. rul
























