Amankan Instruksi “Hattrick” Kemenangan Pemilu, DPC PDIP Mataram Fokus Perkuat Struktural

KETUA DPC PDIP Kota Mataram, Made Slamet (dua kiri), bersama Sekretaris Nyayu Ernawati saat menghadiri HUT ke-50 PDIP di Jakarta, pekan lalu. Foto: ist

MATARAM – Ketua DPC PDIP Kota Mataram, Made Slamet, menjamin instruksi Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, saat perayaan HUT ke-50 siap dilaksanakan. Menurut dia, sejumlah strategi untuk menguatkan basis akar rumput tengah digodok. Persiapan ini untuk mengejar target DPD PDIP NTB, yakni Kota Mataram harus bisa meraih delapan kursi pada Pemilu 2024.

Sebagai kader atau pengurus partai, dia harus berupaya sekuat tenaga mengejar target yang ditetapkan. “Tentu raihan delapan kursi itu angkanya naik dari Pemilu 2019 yang lima kursi. Wajib sebagai kader PDIP kami mengamankan kebijakan dan instruksi itu,” kata Made, Minggu (15/1/2023).

Bacaan Lainnya

Anggota DPRD Provinsi NTB itu menguraikan, partainya akan menggelar rapat evaluasi dengan seluruh pengurus DPC hingga PAC terkait hasil yang ditetapkan DPP dan DPD PDIP NTB.

Megawati Soekarnoputri menginstruksi semua lapisan kader wajib untuk turun ke bawah, mulai pengurus, anggota DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, DPR dan DPD. Karena itu, sinergi dan kekompakan antarsemua kader harus dilakukan, terutama para calon legislatif (caleg).

Untuk mengukur kekuatan partai, jelasnya, akan dilakukan survei terkait pemetaan politik. PDIP Mataram rencananya menggandeng lembaga survei dalam rangka menyukseskan target hattrick pada Pemilu 2024 sampai kenaikan kursi di Pileg. Survei sedianya dibahas dalam rapat internal dalam waktu dekat ini.

Baca juga :  Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Sukseskan Program PK21

Signifikansi survei, ucapnya, karena tidak bisa parpol mana pun bekerja tanpa ada alat ukur yang jelas. “Minimal kalau ada alat ukur yang jelas, tentu kerja partai bisa terkonsep dengan baik. Survei juga akan membantu para caleg dalam rangka meraih simpati suara masyarakat di akar rumput,” tandas Made.

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato di hadapan ribuan kader yang hadir dalam perayaan HUT ke-50 PDIP di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/1) lalu. Dalam pidatonya, Mega menyampaikan banyak hal. Mulai dari sejarah PDIP, kesetaraan gender, peringatan untuk para kader, sampai responnya terkait calon Presiden yang bakal diusung.

Salah satu poin dalam pidatonya, Megawati minta kader PDIP blusukan ke masyarakat. Dia lagi-lagi menebar ancaman akan memecat kader yang tak mau mematuhi instruksinya. Mega minta kader mencontoh kegigihan Presiden Jokowi saat melakukan blusukan.

Dia percaya blusukan adalah cara menghimpun dukungan masyarakat, dan turun ke rakyat dapat menggaet pemilih-pemilih yang selama ini belum mendukung partai tertentu. ”Jadi, Ibu mesti apa dong? Hayo jawab sendiri. Ibu mesti apa?” ucap Mega.

“Pecat,” jawab para kader kompak. “Ya karena tidak menjalankan instruksi partai,” sambung Mega dalam acara yang turut dihadiri Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, dan sejumlah jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.