Adhi Ardhana : Segera Perbaiki Hutan Produksi

  • Whatsapp
KETUA Komisi 3 DPRD Bali, AA Ngurah Adhi Ardhana (kanan) bersama anggotanya saat kunjungan lapangan ke Melaya, Jembrana, Rabu (24/11/2021). Foto: ist

DENPASAR – Kondisi hutan produksi di wilayah Melaya, Jembrana sampai kini belum ideal. Sisa-sisa kerusakan dari penelantaran dan penebangan liar pada masa lalu masih belum tertangani dengan baik. Menyadari keadaan itu, Ketua Komisi 3 DPRD Bali, AA Ngurah Adhi Ardhana, minta perbaikan hutan produksi tersebut dipercepat.

“Dalam pengamatan kami, hutan produksi di Melaya, Jembrana seluas 370 hektar tersebut memang belum ideal, masih banyak kekurangan. Di tengah semangat aparat Kehutanan Provinsi dan masyarakat adat setempat untuk menjaga dan memanfaatkan, tapi kita bisa lihat sisa-sisa penelantaran dan perusakan hutan masa lalu masih ada. Jelas terlihat ini akibat kurangnya pemahaman atas pentingnya hutan,” sesalnya, usai kunjungan lapangan untuk pengawasan kondisi dan perkembangan hutan produksi tersebut, Rabu (24/11/2021).

Bacaan Lainnya

Dia mendaku Komisinya turun untuk menyikapi informasi hutan produksi dalam keadaan gundul saat ini. Sebagai tindak lanjut, Ardhana berkata sudah minta kepada kabid dari Dinas LH dan Kehutanan Provinsi Bali yang mendampingi Komisi 3, untuk melaporkan secara detail kondisi hutan.

Yang dimaksud adalah hutan lindung maupun produksi di seluruh Bali, dengan tujuan agar hutan tersebut dapat selekasnya dikembalikan atau diperbaiki kondisinya.
“Dengan begitu hutan dapat menjaga kita dari bencana, menyimpan air, memberi oksigen, dan dimanfaatkan secara bijak untuk kesejahteraan masyarakat,” lugas politisi PDIP asal Denpasar itu.

Baca juga :  Ukiran Relief di Pura Ingatkan Asal-usul Desa Mas

Gubernur Wayan Koster, sambungnya, memiliki visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang dijabarkan, salah satunya, dalam bentuk wana kerthi atau menjaga kelestarian hutan. “Sekali lagi, ini demi keberlangsungan keseluruhan kehidupan alam dan krama Bali,” tandasnya. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.