Ada yang Positif Covid-19, Menpora Langsung Hentikan Pelatnas

  • Whatsapp
DOKUMEN - Menteri I Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali.

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menegaskan bahwa setiap cabang olahraga diwajibkan menjalankan protokol kesehatan yang ketat, bahkan apabila terdapat satu atlet atau ofisial saja yang terinfeksi Covid-19, maka pelatnas harus distop.

Dengan terbitnya protokol kesehatan dari Kemenpora, maka sudah seharusnya tiap-tiap induk cabang olahraga disiplin menaati dalam menjalani kegiatan latihan. Apabila masih ada yang belum memahami panduan tersebut, Menpora secara terbuka mengundang perwakilan induk cabang olahraga untuk datang ke kantor Kemenpora untuk mendapatkan penjelasan.

“Begitu ada kedapatan satu atlet atau ofisial yang terkena Covid-19 itu menandakan protokol tidak berjalan baik. Kami akan langsung menghentikan pelatnasnya,” kata Zainudin di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (16/6/2020).

Baca juga :  Secara Nasional Positif 35.295, Meninggal 2.000, Sembuh 12.636 Orang

Selama pandemi, sebagian cabang olahraga seperti angkat besi, bulutangkis, menembak, serta tenis sudah kembali menjalankan kegiatan pelatnas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sementara itu, bagi cabang olahraga lain yang juga berencana untuk kembali menggelar latihan, Zainudin meminta untuk menyampaikan rencana program dan rumusan protokol untuk dilihat standar dan kelayakannya. “Bagi cabor yang mau menggelar latihan silakan, tapi kami akan melihat perencanaannya,” kata Menpora, yang dilansir dari antaranews.

Sebelumnya, Kemenpora telah menerbitkan protokol kesehatan secara umum untuk kegiatan olahraga nasional. Ada tiga kategori yang diatur di dalamnya, yakni protokol dalam menggelar latihan, kompetisi, dan olahraga masyarakat.

Kemenpora juga menyusun ketiga kegiatan olahraga nasional ke dalam tiga fase. Namun setiap fase baru bisa dijalankan apabila sudah mendapatkan rekomendasi dari gugus tugas Covid-19. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.