717 Pelanggar Terjaring Sejak Pemberlakuan PPKM Darurat di Denpasar

  • Whatsapp
TIM Gabungan saat melakukan penertiban di salah satu Pos Penyekatan pintu masuk Kota Denpasar. foto: ist

DENPASAR – Sejak diberlakukan PPKM Darurat per 3 Juli 2021 hingga Rabu (14/7/2021), sedikitnya 717 pelanggar terjaring Tim Satgas Gabungan Kota Denpasar yang terdiri dari Satpol PP, Dishub, TNI dan Polri.

”Ratusan pelanggar tersebut terjaring saat tim melakukan penyisiran dan penertiban secara stationer di pos penyekatan maupun secara mobile di seluruh wilayah Kota Denpasar mulai pagi, siang, sore dan malam hari,” ungkap Kasatpol PP Denpasar Dewa Anom Sayoga, Rabu (14/7/2021).

Bacaan Lainnya

Penertiban secara secara stationer dilakukan tim gabungan di selusuh Pos Penyekatan yang ada di Denpasar yakni Pos Penyekatan Simpang Cokroaminoto – Jalan G. Galunggung, Pos A. Yani – Antasura, Pos Jalan Trenggana- Jalan Trengguli, Pos penyekatan Nangka Utara – Kemuda, Pos Penyekatan Kebo Iwa, Pos Penyekatan Gunung Salak, Pos Penyekatan Gunung Sanghyang, Pos Penyekatan Tohpati, Pos Jalan Seroja – Jalan Kemuda.

Secara mobile dilakukan oleh tim di setiap kecamatan yang ada di Denpasar dengan patroli keliling sembari memberikan imbuan dan sosialisasi. “Dengan cara ini, kami sebenarnya ingin mengajak masyarakat untuk sementara menahan diri tidak beraktifitas selama PPKM Darurat agar kasus bisa melandai,’’ harap Sayoga. yes

Baca juga :  Menapaki 232 Tahun Kota Denpasar, Tingkatkan Infrastruktur Pendukung, Implementasi Kreativitas, Kompetensi SDM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.