61 Kelompok Masyarakat di Jembrana Kecipratan Dana Hibah

  • Whatsapp
BUPATI Jembrana, I Nengah Tamba saat menyerahkan dana hibah kepada kelompok masyarakat penerima, Kamis (16/12/2021). foto: ist

JEMBRANA – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, menyerahkan dana hibah ke kelompok masyarakat di Ruang Rapat Jimbarwana, Pemkab Jembrana, Kamis (16/12/2021).

Tercatat sebanyak 61 kelompok masyarakat yang menerima dana hibah ini dengan total anggaran yang digelontor Pemkab Jembrana senilai Rp987.090.000.

Bacaan Lainnya

Bupati Tamba berharap, penerima dana hibah dapat mempergunakannya secara terukur serta terencana yang baik dalam penggunaannya.

Selain itu, penerima wajib melaporkan hasil dari bantuan hibah uang yang sudah dicapai melalui laporan pertanggung jawaban (LPJ) sebagai kontrol daerah dalam pengunaan anggaran.

“Sekali lagi manfaatkan dengan baik sesuai dengan proposal yang telah diajukan. Dan yang harus diingat, pertanggungjawabannya harus benar, serta tepat waktu sesuai dengan yang telah ditentukan,” harapnya.

Bupati Tamba berharap, setelah dana tersebut dieksekusi dapat memberikan hasil yang maksimal dalam memajukan pembangunan menuju Kabupaten Jembrana Bahagia.

Plt. Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Anak Agung Ngurah Mahadikara Sadhaka, dalam laporannya menyampaikan, pemberian hibah ini sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap pembangunan Jembrana dalam bentuk stimulan.

Hibah ini diharapkan memicu adanya swadaya masyarakat dalam mewujudkan pembangunan menuju Jembrana Bahagia.

Dia menyebutkan, jumlah penerima sebanyak 61 kelompok tersebut tersebar di Kecamatan Pekutatan 2 penerima, Kecamatan Mendoyo 25 penerima, Kecamatan Jembrana 14 penerima, Kecamatan Negara 15 penerima, dan Kecamatan Melaya 5 penerima.

Baca juga :  Cegah Penularan Covid-19, GTPP Kota Denpasar Lakukan Pemantaun dan Pembinaan ke Pasar Desa

“Untuk pengunaan dana hibah disesuaikan dengan proposal masing-masing penerima hibah, yang selanjutnya harus dibuatkan pertanggung jawaban dalam bentuk LPJ penerima hibah ditunjukan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, paling lambat pada bulan Maret tahun 2022,” pungkasnya. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.