DENPASAR – Banyak masyarakat yang belum mengetahui ternyata di Bali memiliki sekolah umum yang menerima anak-anak berkebutuhan khusus (inklusi) ringan dengan metode pengajaran yang normal. SMP PGRI 6 Denpasar sejak masa Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, menjadi sekolah pertama di Denpasar bagi siswa berkebutuhan khusus, kini diperkuat Pemprov Bali sebagai Sekolah Kemanusiaan.
Kepala SMP PGRI 6 Denpasar, Drs. I Ketut Antara, M.Ag., mengutarakan, sekolah yang dipimpinnya sudah menjadi sekolah inklusi sejak tahun 90-an, saat itu seorang anak difabel namun tidak diterima di sekolah lain. Dia diterima dengan baik di SMPN 6 DenpasarDenpasar hingga lulus dengan predikat terbaik.
Sejak saat itu, tiap tahun sekolah yang beralamat di Jalan Kapten JapaTaman, Gang Taman Sari No. 2, Denpasar ini kedatangan siswa difabel kategori ringan. Selain Komang Yastra Pratyaksa, banyak juga alumni siswa inklusi sekolah ini mengukir prestasi internasional. Ketut Widyadana yang mengalami kekurangan pendengaran meraih juara I nasional renang gaya bebas di Bandung dan Jakarta. Bahkan, dia meraih medali emas di kejuruaan renang di Dubai.
‘’Membina dan memoles anak difabel menjadi SDM mandiri jauh lebih sulit ketimbang membina siswa normal. Makanya pas sekolah kami menyandang predikat sekolah ramah anak dan sekolah kemanusiaan,’’ ujar Antara di sela-sela puncak perayaan HUT ke-55 SMP PGRI 6 Denpasar, Senin (30/1/2023).
Puncak HUT ditandai pemotongan tumpeng oleh Kasek Ketut Antara bersama Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar, Drs. I Nengah Madiadnyana, MM.; Ketua PGRI Kota Denpasar, Drs. I Ketut Suarya, M.Pd.; Perbekel Desa Dangri Kelod, Made Sada; dan Ketua Komite, I Nyoman Wila. HUT ke-55 ini bertema “Mewujudkan Siswa Cerdas, Terampil, Berkarakter”. Konsepnya menjunjung kebersamaan dan persaudaraan.
SMP PGRI 6 Denpasar dikenal memiliki program unggulan english class dan terakreditasi A. Ruangan belajar yang nyaman, proses belajar mengajar dilengkapi komputer, LCD serta dilengkapi wifi. Tahun ini, SMP PGRI 6 Denpasar bakal menerima maksimal 150 siswa baru.
Biaya pendidikan siswa baru di SMP PGRI 6 Denpasar benar-benar merakyat. Bagi warga sekitar Desa Dangin Puri Kelod termasuk di Kelurahan Dangin Puri diberi keringan 50 persen uang gedung. Langkah ini berani dilakukan Antara guna membantu masyarakat Denpasar dengan pendidikan terjuangkau di tengah pemulihan ekonomi pasca-Covid-19.
Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar, I Nengah Madiadnyana, ikut berbangga SMP PGRI 6 Denpasar menjadi sekolah kemanusiaan di Bali. Di sinilah tempat terbaik mengasah rasa kemanusiaan antarsesama.
Semangat untuk terus maju ini diminta terus digelorakan sebagai ciri sekolah berkualitas, bermutu dan berkarakter, sehingga dilirik oleh masyarakat. Di usia 55 tahun ini, ia minta komponen sekolah mengintrospeksi diri untuk memberi pelayanan terbaik ke depan.
Ketua PGRI Kota Denpasar, I Ketut Suarya, sekolah yang sudah berusia 55 tahun ini alumninya banyak berkiprah di tingkat nasional dan internasional. Fasilitas sekolah juga lengkap dan didukung guru-guru muda. Apalagi sekolah ini banyak berperan menyediakan layanan pendidikan inklusi bagi anak-anak disabilitas. tra























