BANGLI – Penyebaran Corona (Covid-19) di Kabupaten Bangli, Bali kembali menunjukkan tren naik. Data di Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Bangli, sejak dua hari kasus positif naik tajam. Pasien yang meninggal juga bertambah dua orang.
Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa, Minggu (24/1/2021), mengakui jumlah kasus positif sejak dua hari menanjak. Dengan tambahan dua orang, maka korban meninggal di Bangli saat ini mencapai 43 orang . “Hari ini (kemarin) kasus bertambah sebanyak 40 kasus, Sabtu tanggal 23 Januari kasus positif mencapai 21 orang,” terang mantan Camat Kintamani itu.
Pasien meninggal pada Sabtu lalu, jelasnya, seorang pria asal Desa Susut berumur 38 tahun. Dia terkonfirmasi positif pada 23 Januari 2021, dan meninggal tanggal 23 Januari 2021 saat menjalani perawatan di RSUD Bangli.
Korban meninggal lainnya yakni seorang pria berusia 71 tahun asal Desa Batur Utara, Kintamani. Korban dinyatakan positif tanggal 20 Januari 2021, dan meninggal tanggal 23 Januari 2021 saat menjalani perawatan di RSUD Bangli. “Penguburan korban meninggal sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19,” terangnya.
Mengingat kasus sangat mengkhawatirkan, dia berharap dukungan penuh masyarakat untuk memutus penyebaran Covid-19 yang semakin masif. “Tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan kapanpun dan di manapun,” harapnya. gia























