30 Warga Penatih Dilatih Jadi Relawan Pemadam Kebakaran

RELAWAN pemadam kebakaran Kelurahan Penatih foto bersama usai mengikuti pelatihan penanggulangan kebakaran menggunakan alat pemadam sederhana seperti handuk dan karung basah, serta penggunaan alat pemadam api ringan (APAR). Foto:ist
RELAWAN pemadam kebakaran Kelurahan Penatih foto bersama usai mengikuti pelatihan penanggulangan kebakaran menggunakan alat pemadam sederhana seperti handuk dan karung basah, serta penggunaan alat pemadam api ringan (APAR). Foto:ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Sebanyak 30 warga Kelurahan Penatih, Denpasar Timur, Kamis (22/6/2023), dilatih menjadi relawan pemadam kebakaran (Redkar). Pelatihan diberikan oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar.

Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Ketenteraman, Ketertiban dan Kebersihan Kelurahan Penatih, I Made Larayasa, mengatakan, 30 peserta yang ikut pelatihan itu terdiri dari unsur pemuda, linmas, perwakilan lingkungan, dan tokoh masyarakat. Mereka dilatih cara penanggulangan dan penanganan kebakaran sejak dini.

Read More

‘’Dengan memahami struktur dan perannya, kami berharap masyarakat yang telah menjadi relawan mampu berperan maksimal,’’ katanya.

Setelah diedukasi tentang struktur dan perannya, lanjut Made Lara, mereka langsung diajak melakukan penanggulangan kebakaran menggunakan alat pemadam sederhana seperti handuk dan karung basah, serta penggunaan alat pemadam api ringan (APAR).

I Gusti Putu Sudana, salah satu warga Kelurahan Penatih, mengaku sangat terkesan dengan pelatihan yang digelar. Sebelum ini, Ia mengaku tidak paham harus melakukan apa dan bertindak bagaimana bila terjadi bencana kebakaran.

‘’Dengan pelatihan ini kita menjadi paham bagaimana melakukan pemadaman dini dan tahapan penanganan kebakaran secara efektif,’’ tandasnya.

Kalak BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa, saat membuka pelatihan, mengungkapkan, pembentukan Redkar ini berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 364.1-360 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran. Tujuannya untuk menciptakan sinergi antara BPBD Kota Denpasar bersama masyarakat, serta meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi bahaya kebakaran.

Pula untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan, penanggulangan kebakaran, penyelamatan, dan membantu pencapaian mutu layanan SPM suburusan kebakaran. ‘’Karena ini namanya relawan tentu mereka akan membantu kerja petugas pemadam di lapangan,’’ ujarnya didampingi Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Denpasar, AA Ngurah Anom Surya Kencana.

Dikatakan dia, relawan pemadam kebakaran akan dibentuk di masing-masing desa/lurah, dan diawali di Kelurahan Penatih. Selain itu, para relawan juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan penanggulangan peristiwa kebakaran.

Dia berharap terbentuknya relawan pemadam kebakaran ini sebagai perpanjangan pasukan damkar di lapangan untuk asesmen, penunjuk lokasi, serta memberi tindakan awal sebelum pasukan damkar datang ke lokasi kejadian. Jadi, capaian layanan 15 menit waktu respon bisa terpenuhi. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.