197 Orang Sembuh, Bali Masih Rawat 105 Pasien Positif Covid-19

  • Whatsapp
KETUA Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra. foto: dok.

DENPASAR – Hingga Sabtu (9/5/2020), sebanyak 105 pasien positif Covid-19 di Bali masih menjalani perawatan di 10 rumah sakit dan dua tempat karantina yang dikelola pemprov Bali.

“Untuk jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 hingga saat ini ada 306 orang. Hari ini, ada penambahan enam kasus positif, yakni tiga orang pekerja migran Indonesia (PMI) dan tiga orang terinfeksi karena kasus transmisi lokal,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra dalam keterangan pers di Denpasar, Sabtu (9/5/2020).

Bacaan Lainnya

Sedangkan untuk jumlah pasien yang telah sembuh secara kumulatif menjadi 197 orang atau 64,37 persen dari jumlah keseluruhan kasus positif Covid-19 di Bali. “Hari ini dilaporkan ada tambahan dua pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh, keduanya ini non-PMI,” kata Dewa Made Indra yang juga Sekda Provinsi Bali.

Terkait jumlah pasien yang meninggal karena Covid-19 di Bali tetap empat orang dan pihaknya berharap ke depannya tidak lagi ada penambahan. Dewa Indra juga meminta seluruh masyarakat Bali, baik itu para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin kita semua dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19.

Baca juga :  Sempat Hilang karena Tidak Punya HP untuk Belajar Daring, Seorang Anak Dibantu HP Oleh Anggota Polres Buleleng

“Kita harus selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat,” harapnya.

Selain itu, juga menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. “Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini, maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan,” tegas Dewa Indra, seperti dilansir dari antaranews.

Untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, ia meminta semua elemen masyarakat membantu dan bekerjasama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan penelusuran kontak untuk menemukan siapapun yg pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19.

“Dengan demikian, kita bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain,” pungkas Dewa Made Indra. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.