174 PNS KPU di NTB Dilatih Tata Kelola Pemilu

POS BALI/IST RATUSAN PNS KPU se-NTB saat mengikuti pelatihan dasar tata kelola Pemilu, Rabu (22/6/2022). Foto: ist
POS BALI/IST RATUSAN PNS KPU se-NTB saat mengikuti pelatihan dasar tata kelola Pemilu, Rabu (22/6/2022). Foto: ist

MATARAM – Sebanyak 174 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup KPU Provinsi dan kabupaten/kota di NTB mengikuti pelatihan dasar tata kelola pemilu. Kegiatan yang dibuka anggota KPU RI, Parsadan Harahap, itu adalah upaya KPU RI meningkatkan kualitas SDM jajaran KPU di semua wilayah di Indonesia. Karena itu, Kepala Puslatlitbang KPU RI, Lucky Firnandy Majanto; Tim Pakar, Nazir Salim Manik; dan Tenaga Ahli, Muhammad Fadil, ikut turun memberi pembekalan kepada ASN di lingkup KPU di semua wilayah NTB.

Dalam sambutannya, Parsadan Harahap mengatakan, modal terbesar Pemilu adalah kepercayaan rakyat. Karena itu, perlu mempersiapkan SDM KPU yang berdaya guna dan berdaya hasil, untuk meyakinkan publik bahwa KPU mampu melaksanakan Pemilu Serentak secara profesional. “Karena fungsi kita fungsi pelayanan kepada parpol dan pemilih, maka perlu kita membangun profesionalitas, solidaritas dan mental lembaga KPU menjadi penyelenggara terbaik, khususnya di Provinsi NTB,’’ ujarnya, Rabu (22/6/2022).

Bacaan Lainnya

Persadan menekankan, profesional tanpa kompetensi itu tidak mungkin. Untuk itu, menyiapkan semua agar SDM KPU menjadi PNS yang berintegritas, yang berkontribusi positif untuk penyelenggara Pemilu di Indonesia, merupakan keharusan.

Dia berpesan seluruh PNS di NTB agar terus menyibukkan diri membuat kebaikan, berpikir positif. “Jika ini terus kita lakukan, maka kekurangan dan keburukan pada penyelenggaraan Pemilu lalu, akan bisa kita perbaiki pada Pemilu 2024 mendatang,” ajaknya.

Sekjen KPU RI, Bernad Dermawan Sutrisno, yang memberi sambutan melalui virtual, minta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan baik, tertib dan sungguh-sungguh. “PNS KPU adalah satu-kesatuan managemen kepegawaian dari pusat, provinsi hingga kabupaten/kota secara hirarkis. Di sini, kita harus patuh mencapai tujuan lembaga KPU,” tegasnya.

“Seorang pemimpin yang baik adalah pengikut yang baik. Mari bekerja bahu-membahu agar tempat kita bekerja, KPU, menjadi lembaga yang berwibawa dan mampu melaksanakan pekerjaan berat Pemilu 2024 terlaksana dengan sukses,” sambungnya.

Ketua KPU NTB, Suhardi Soud, menambahkan, selama bekerja di KPU dari level kabupaten/kota hingga Provinsi, pelatihan pertama Pemilu untuk seluruh PNS ini diinginkan sejak lama. Dengan begitu, benturan antara bagian di KPU, terutama antara komisioner dengan sekretariat, bakal tidak ada lagi ke depan.

Suhardi juga mengapresiasi gebrakan Kesekjenan KPU RI yang merancang pelatihan SDM tata kelola Pemilu. “Inti bisnis KPU adalah sukses ketika telah ada hasil, maka saya berharap dari NTB ini akan melengkapi kesuksesan hasil secara nasional,” pintanya. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses