17 Tahun Yayasan Pendidikan Gita Asrama Mandala, Jadi Momen Bangkitkan Optimisme Wujudkan Sekolah Berprestasi

  • Whatsapp
KETUA Yayasan Pendidikan Gita Asrama Mandala, I Wayan Cahyadi Adiguna, menyerahkan tumpeng HUT kepada Kepala SMK Bali Dewata, Ni Ketut Sutarsih. Foto: tra
KETUA Yayasan Pendidikan Gita Asrama Mandala, I Wayan Cahyadi Adiguna, menyerahkan tumpeng HUT kepada Kepala SMK Bali Dewata, Ni Ketut Sutarsih. Foto: tra

DENPASAR – Yayasan Pendidikan Gita Asrama Mandala, Sabtu (12/12/2020) genap berusia 17 tahun. Momentum HUT tak mau dilewati tanpa makna. Itulah sebabnya puncak HUT dilaksanakan sangat sederhana sebagai bentuk keprihatinan di tengah pandemi Covid-19.

Puncak HUT yayasan yang menaungi SMK Bali Dewata, SMK Kesehatan Bali Dewata, PAUD Bali Dewata, dan TK Gita Yani Kumara ini, ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun oleh Ketua Yayasan Pendidikan Gita Asrama Mandala, I Wayan Cahyadi Adiguna, SE. Potongan tumpeng pertama diberikan kepada Nyoman Sutarmi yaitu istri dari almarhum Drs. Made Suparta, MM., selaku pendiri Yayasan Pendidikan Gita Asrama Mandala.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, potongan tumpeng kedua diberikan kepada Ni Made Sunarti, S.Pd., AUD, selaku Kepala TK Gita Yani Kumara. Potongan tumpeng berikutnya diserahkan kepada Ni Ketut Sutarsih, SE., selaku Kepala SMK Bali Dewata. Selanjutnya kepada AA Oka Purnawati selaku Kepala PAUD Bali Dewata, dan Ns. Ni Kadek Bayu Sintha Sri Utami, S.Kep., M.Pd., selaku Kepala SMK Kesehatan Bali Dewata.

Puncak perayaan HUT dilaksanakan terbatas dengan prokes ketat, dan dikemas secara daring dengan konsep hybrid campuran antara offline dan online. Acara juga diisi penyerahan hadiah kepada pemenang lomba intern dan ekstern yang melibatkan siswa SMP se-Bali. Lomba sebelumnya dilaksanakan secara virtual.

Baca juga :  Masyarakat Mandalika yang Tolak Digusur, Polda NTB Sarankan Tempuh Jalur Hukum

Ketua Panitia HUT, Kadek Aris Saputra, S.Pd., M.Pd., mengatakan, serangkaian HUT kali ini, selain melaksanakan aneka lomba secara virtual, Yayasan Pendidikan Gita Asrama Mandala juga melaksanakan kegiatan sosial. Di antaranya gerakan penghijauan di lingkungan Banjar Pulugambang serta menyerahkan bantuan sembako dan masker kepada masyarakat kurang mampu di Peguyangan.

Kegiatan HUT, sambung Aris Saputra, selain untuk meningkatkan kreativitas siswa di masa pandemi Covid-19, juga menambah wawasan siswa akan pentingnya keterampilan agar nantinya mampu bersaing di dunia kerja dan sekaligus sebagai sarana promosi sekolah. Ini sesuai dengan tema HUT kali ini yakni “Semangat Tinggi dan Optimisme untuk Mewujudkan Sekolah Berprestasi dalam Tatanan Kehidupan Baru”.

Ketua Yayasan Pendidikan Gita Asrama Mandala, I Wayan Cahyadi Adiguna, mengungkapkan, di usia yayasan yang masih remaja ini tetap berkomitmen memajukan satuan pendidikan. Ia mendaku bangga, satuan pendidikan di bawah Yayasan Pendidikan Gita Asrama Mandala mampu menempatkan diri pada deretan sekolah-sekolah berkualitas.

Pencapaian ini tentu bukan perkara mudah. Cahyadi Adiguna berkata, disinilah dibutuhkan kualitas pikiran dan tenaga yang mumpuni untuk mendidik dan mengasah daya kognitif dan emosional siswa. Termasuk komitmen bersama memajukan yayasan dengan semangat bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja tuntas, dan bekerja iklas.

Cahyadi Adiguna menyebutkan, akan terus mengembangkan Yayasan Pendidikan Gita Asrama Mandala sesuai cita-cita pendiri yayasan almarhum Made Suparta. Yakni mendirikan SD dan perguruan tinggi.

Baca juga :  Lilipaly Sebut Shin Tae-Yong Pelatih Disiplin

Sementara Kepala Disdikpora Bali, Dr. KN. Boy Jayawibawa, dalam sambutannya secara daring menyampaikan selamat HUT ke-17 Yayasan Pendidikan Gita Asrama Mandala. Ia menyebutkan, Yayasan Pendidikan Gita Asrama Mandala sudah berkontribusi dalam pembangunan pendidikan di Bali. Banyak lulusan SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata diterima di dunia kerja dan mampu menciptakan lapangan kerja adalah bukti sekolah ini menghasilkan lulusan berkualitas.

Keberhasilan yang telah dicapai, diingatkan Boy jangan membuat terlena dan jumawa. Namun menjadi tantangan untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat Bali yang sejahtera sesuai dengan visi Nangun Sat kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.