DENPASAR – Membuka lembaran di awal tahun 2023 ini, SMAN 9 Denpasar (Smansia) bekerja sama dengan Universitas Udayana, Universitas Indonesia, dan University of South Australia (UnSA). Kolaborasi kegiatan akan dilaksanakan pada 26 Januari 2023 dengan kehadiran 14 mahasiswa UnSA di Smansia untuk mengajar dan berbagi pengalaman.
Kepala SMAN 9 Denpasar, I Gusti Ngurah Oka Arjawa, S.Pd., M.Pd., Jumat (13/1/2023) mengatakan, kegiatan ini dalam rangka pengabdian masyarakat dalam rangkaian kegiatan ‘Study Tour Program’, yang merupakan kolaborasi antara Universitas Indonesia, University of South Australia (UnSA), dan Universitas Udayana. Selama di Smansia, mahasiswa UnSA akan melaksanakan kegiatan pengajaran bahasa kepada siswa Smansia.
Dia mengharapkan kepada warga Smansia agar dapat mengambil manfaat dari kedatangan mahasiswa luar negeri tersebut dalam upaya memajukan pendidikan di Smansia. UnSA merupakan universitas terbesar di Australia selatan mendukung penelitian strategis dalam tim multidisiplin.
Arjawa mengungkapkan, Smansia yang baru berdiri dua tahun telah sukses menyabet 187 tropi dan medali. Beralamat di eks Balitex, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Smansia dengan lingkungan alam yang ramah dan nyaman penuh tetumbuhan besar terkesan sekolah ini berada di tengah-tengah hutan, kemudian di sebelah barat sekolah membentang Sungai Ayung.
Menurut Arjawa, kondisi sekolah ini dapat memberikan dorongan kepada para guru dan siswa untuk tenang dan damai melakukan proses pembelajaran sesuai dengan motonya yang digali dari nilai filosofis Hindu bersumber dari kitab Isa Upanisad, yaitu “Karma Wairagya”. Artinya, kerja tanpa mengikatkan diri kepada hasil, karena hal itu dapat membuat kegagalan untuk mencapai tujuan.
“Semua komponen sekolah berkomitmen untuk terus mengembangkan pendidikan dengan berbasiskan pada budaya dan lingkungan,” sebutnya.
Secara perlahan dan pasti sekolah ini ditata dengan berbagai kelengkapan untuk secepatnya dapat memenuhi sebagai sekolah yang berstandar nasional, baik menyangkut sarana prasarana fisik seperti ruang kelas belajar, laboratorium, perpustakaan maupun sumber daya manusianya tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Pemerintah dengan dukungan masyarakat/orang tua siswa yang tergabung dalam Komite terus bersinergi untuk sesegera mungkin Smansia bisa sejajar dengan sekolah lainnya yang ada di Kota Denpasar. tra






















