“Workshop” Kurikulum Merdeka di SMPN 8 Denpasar, Mendorong Guru Lebih Kompeten dan Memudahkan Mengetahui Bakat Siswa

KADISDIKPORA Kota Denpasar, AA Gede Wiratama; bersama I Wayan Murah, saat membuka workshop Kurikulum Merdeka di SMPN 8 Denpasar, Senin (23/5/2022). Foto: ist
KADISDIKPORA Kota Denpasar, AA Gede Wiratama; bersama I Wayan Murah, saat membuka workshop Kurikulum Merdeka di SMPN 8 Denpasar, Senin (23/5/2022). Foto: ist

DENPASAR – Guru-guru SMPN 8 Denpasar sejak Senin (23/5/2022) mengikuti workshop pengenalan Kurikulum Merdeka dan review Kurikulum 2013. Para guru dilatih merencanakan pembelajaran sesuai Kurikulum Merdeka, melaksanakan pembelajaran, dan menyusun soal-soal sesuai Kurikulum Merdeka.

Kepala SMPN 8 Denpasar, I Wayan Murah, S.Pd., menegaskan guru sebagai ujung tombak utama pembelajaran harus memiliki pemahaman dan pengenalan agar di sekolah bisa melakukan dan mengaplikasikan Kurikulum Merdeka dengan baik di sekolah. Makanya guru yang dilatih pertama di sekolah ini.

Read More

Usai workshop, ia menargetkan Kurikulum Merdeka dapat diterapkan dengan baik diawali dari siswa kelas VII. ‘’Pendidik memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Untuk itu, dibutuhkan kemampuan pendidik dalam merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi hasil pembelajaran sesuai dengan pendekatan yang ditentukan. Demi membangun generasi emas Indonesia yang kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif,’’ ujarnya.

Wayan Murah menambahkan, agenda workshop berlangsung selama 4 hari mulai Senin – Jumat, 23-27 Mei 2022. Agenda workshop diikuti 56 guru SMPN 8 Denpasar. ‘’Hasilnya nanti,  para guru mampu menghasilkan modul  pembelajaran yang dapat digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan proses pembelajaran,’’ harapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Drs. AA Gede Wiratama, M.Ag., saat membuka workshop ini mengatakan, kurikulum baru yang diluncurkan Kemendikbudristek ini  merupakan lompatan dalam sistem pendidikan Indonesia. Kurikulum Merdeka harapannya dapat memberikan kemudahan dan dampak baik bagi dunia pendidikan.

Kurikulum ini dibuat dengan sederhana namun tetap memenuhi aspek-aspek esensial dalam pembelajaran.  Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum terobosan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang lebih unggul dan mendorong guru lebih kompeten . Dimana kurikulum ini memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk memilih dan mengembangkan daya kreativitasnya sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan.

Karenanya, ia mengapresiasi pelaksanaan workshop ini untuk mempersiapkan sekolah dalam menjalankan Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran baru nanti. Ia berharap semua komponen bidang pendidikan bisa terus bergerak, bersinergi, berkolaborasi untuk pendidikan Kota Denpasar yang lebih baik.

‘’Semoga SMPN 8 Denpasar dapat menjalankan program Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2022/2023 dengan persiapan yang matang dan terarah demi peningkatan mutu pendidikan menjadi lebih baik lagi,’’ ujarnya memungkasi. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.