Waspadalah! Mayoritas OTG Tambah Daftar Harian Kasus Positif Covid-19 di Denpasar

  • Whatsapp
JURU Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: ist

DENPASAR – Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar, Jumat (19/6/2020) kembali mengalami peningkatan signifikan. Tercatat sebanyak 48 orang positif Covid-19 yang merupakan transmisi lokal dan sebagian besar merupakan hasil tracing dan testing oleh suorvelience GTPP Covid 19 Kota Denpasar.

Kabar baiknya, 3 pasien dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan. Ketiganya yakni; seorang perempuan dari Desa Pemecutan Kelod usia 29 tahun serta dua orang dari Kelurahan Pemecutan usia 20 dan 44 tahun.

Bacaan Lainnya

“Hari ini sebanyak 48 orang dinyatakan positif Covid-19 di Kota Denpasar akibat transmisi lokal, dimana mayoritas (sebanyak 32 orang) yang sebelumnya adalah orang tanpa gejala (OTG) dinyatakan positif, 15 orang kasus positif baru dan 1 orang PDP dinyatakan positif Covid-19. Namun demikian ada kabar baik, 3 pasien dinyatakan sembuh,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Jumat (19/6/2020).

Dijelaskan, peningkatan kasus Covid-19 di Kota Denpasar saat ini didominasi oleh transmisi lokal. Sehingga kewaspadaan bersama harus terus ditingkatkan.

“Trend kasus saat ini terus meningkat karena fokus GTPP untuk menemukan kasus, namun sembari itu berjalan, masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin karena siapa saja bisa jadi carier termasuk dalam lingkungan keluarga, untuk sementara jangan berkumpul dan lebih disiplin ikuti protokol kesehatan,” kata Dewa Rai.

Baca juga :  Implementasi Sirekap “Tersandung” Banyak Kendala, KPU RI Optimis Bali Bisa Terapkan

Langkah ini menurutnya merupakan salah satu upaya mempercepat pemutusan penularan covid-19, sehingga nantinya masyarakat bisa lebih cepat produktif dan aman di masa pandemi covid 19. Pihaknya kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan. Hal ini memerlukan upaya disiplin dan sungguh-sugguh masyarakat.

“Kami berusaha untuk menelusuri kasus yang terjadi, sebab kalau tidak terdeteksi, ini bisa jadi ancaman akan penyebaran yang lebih luas dan nantinya bisa lebih membahayakan, namun partisipasi masyarakat untuk ikut mencegah sangat kami harapkan, minimal dengan menerapkan protokol kesehatan yang lebih disiplin,” ujar Dewa Rai.

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas. Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama Desa/Lurah juga mengalami peningkatan dan menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.

Secara kumulatif, Dewa Rai menjelaskan kasus Covid 19 di Kota Denpasar sebanyak 325 kasus positif. Rincianya adalah 107 sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 216 orang masih dalam perawatan.

Hasil tracking tim gugus tugas di Kota Denpasar secara kumulatif terdapat status Orang Tanpa Gejala (OTG) 1.327 kasus, namun dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri 438, sehingga tersisa 889 OTG.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 314 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 276, sehingga masih tersisa 38 ODP.

Baca juga :  Kendalikan Hama Tikus, Bupati Mahayastra Lepas 8 Tito Alba

Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 106 kasus, namun 36 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani Swab Test, sehingga tersisa 70 yang berstatus PDP. yes

Berikut rincian tambahan kasus positif harian di Kota Denpasar Jumat (19/6/2020):

Di Kelurahan Sumerta; seoarang perempuan usia 50 tahun. Desa Sanur Kaja: seoarang perempuan usia 56 tahun. Desa Pemecutan Kaja; 10 laki-laki usia 39, 6, 50, 55, 31, 32, 43, 15, 19 dan 46 tahun. Perempuan usia 54 dan 29 tahun. Kelurahan Dauh Puri; seoarang perempuan usia 31 tahun. Desa Sumerta Kaja; Seoarang laki-laki usia 33 tahun. Desa Padangsambian Kaja; seoarang laki-laki usia 48 tahun.

Kemudian Kelurahan Penatih; seoarang laki-laki usia 39 tahun. Desa Penatih Dangin Puri. 5 orang laki-laki usia 39, 54, 20, 20, dan 20 tahun serta 3 orang perempuan usia 71, 41, dan 48 tahun. Desa Dangin Puri Kauh; seoarang laki-laki usia 6 tahun. Desa Tegal Harum; seoarang perempuan usia 60 tahun. Kelurahan Sesetan; seoarang perempuan usia 28 tahun. Kelurahan Pemecutan; seoarang laki-laki usia 49 dan 7 tahun serta 3 orang perempuan usia 18, 45, dan 40 tahun.

Selanjutnya Desa Tegal Kertha; 2 orang perempua usia 2 dan 52 tahun. Kelurahan Sanur; seoarang laki-laki usia 47 tahun. Desa Dangri Klod; seoarang perempuan usia 50 tahun. Desa Pemogan; seoarang perempuan usia 40 tahun. Desa Dauh Puri Kaja; 4 orang laki-laki usia 61, 5, 17, dan 30 tahun. Dan 5 orang perempuan usia 46, 46, 57, 26 dan 18.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.