Waspada, Kasus Harian Meninggal Akibat Covid-19 di Denpasar Melonjak, Tertinggi Selama Pandemi

  • Whatsapp
JURU Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: dok

Kasus Positif Harian juga Terus Meningkat 579 Orang, Pasien Sembuh 203 Orang

DENPASAR – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Kamis (22/7/2021) melaporkan lonjakan kasus harian meninggal dunia sebanyak 14 orang. Jumlah ini menjadi angka kematian harian tertinggi sejak wabah corona melanda ibu kota provinsi Bali, Maret 2020.

Bacaan Lainnya

Di sisi lain, kasus harian terkonfirmasi positif covid-19 juga terus meningkat. Di mana pada Kamis (22/7) bertambah 579 orang, juga merupakan angka tertinggi penambahan kasus harian. Sehari sebelumnya Rabu (21/7/2021), tambahan kasus positif berjumlah 544 orang.

Kabar baiknya, sebanyak 203 pasien dengan status terkonfirmasi positif Covid-19, dinyatakan sembuh. Dilihat dari jumlahnya, ada penurunan dibandingkan sehari sebelumnya Rabu (21/7) yang berjumlah 390 orang.

Secara kumulatif, kasus positif di Denpasar sampai saat ini berjumlah 21.698 orang. ”Dari jumlah itu, sebanyak 17.420 orang (80,28%) sudah sembuh. Meninggal dunia 436 orang (2,01%) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan bertambah menjadi 3.842 orang (17,71%),” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Menyikapi penularan semakin meningkat setiap harinya, Dewa Rai mengingatkan agar seluruh masyarakat waspada daan meningkatkan disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat beraktivitas dengan taat mengikuti aturan PPKM Level 4 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

Baca juga :  Pemilih di Badung Diprediksi Naik 5 Persen, TPS dan Logistik Pemilu Bertambah

“Jangan mengurangi kewaspadaan. Intinya, kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam beberapa hari terakhir ini, kasus mengalami peningkatan drastis,” ujarnya.

Satgas juga sudah melakukan berbagai upaya guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Seperti menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin. Juga penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan selanjutnya vaksinasi akan menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun.

“Sekali lagi, kami mohon masyarakat melakukan prokes ketat, termasuk saat di rumah untuk meminimalisir klaster keluarga,” harap Dewa Rai seraya mengajak masyarakat mensukseskan vaksinasi Covid-19.

Dalam upaya menekan angka kematian yang kini mencapai 14 orang, Dewa Rai mengimbau masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” tegas Dewa Rai. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.