GIANYAR – Warung Solas Tali Wareg yang berlokasi di kawasan Batubulan memiliki terobosan baru untuk kuliner daging. Seperti diketahui, Kabupaten Gianyar, Bali terkenal dengan kuliner lawar dan babi guling. Warung ini justru tidak hanya mengolah daging babi, tetapi juga daging sapi untuk menjadi beragam menu.
Warung Solas Tali Wareg didirikan oleh pasangan
Suami-istri muda I Made Oka Waisnawa dan Ni Wayan Uripayanti, tanggal 11 November 2020. Sebelumnya Oka adalah seorang head chef di sebuah hotel di kawasan Kuta, Badung.
Pandemi Covid-19 membuat pariwisata lumpuh dan memaksa Oka berhenti bekerja. Akhirnya dia pun memutuskan membuka usaha kuliner di depan rumahnya di Jalan SMKI No. 10, Banjar Pegambangan, Desa Batubulan.
Keunikan dari nama Warung Solas Tali Wareg karena Oka ingin para pengunjung merasa “wareg” atau kenyang dengan harga menu makanan mulai dari Rp11 ribu. “Saya menggunakan nama Solas Tali Wareg untuk nama usaha kuliner ini karena kebetulan saya lahir pada bulan November, dan angka 11 memiliki arti penting bagi saya dan istri saya,” ucap Oka saat ditemui belum lama ini.
Warung Solas Tali Wareg memiliki beberapa varian menu yang merupakan olahan daging babi, sapi, ayam, dan ikan. Menu andalannya adalah urutan babi pedas manis. Yang menarik dari menu urutan pedas manis ini karena warung ini menggunakan satu bumbu khas yang dimiliki oleh pemiliknya.
Walaupun warung ini baru dibuka, tetapi sudah memiliki kesan yang cukup baik dari pembeli. “Saya baru pertama kali makan di Warung Solas Tali Wareg. Menurut saya bukan hanya karena rasanya yang enak, tetapi juga harganya yang cukup terjangkau di masa pandemi saat ini,” tutur Ayu, salah satu pengunjung Warung Solas Tali Wareg.
Secara lengkap, adapun menu yang disediakan antara lain bakso sapi berotot Rp10 ribu, bakso sapi mercon Rp10 ribu, bakso ayam Rp10 ribu, soto sapi + nasi Rp11 ribu, soto ayam + nasi Rp11 ribu, ayam goreng lalapan Rp14 ribu, ayam goreng pedas manis Rp15 ribu, ayam bakar lalapan Rp17 ribu.
Selanjutnya iga babi bakar Rp27 ribu, urutan babi pedas manis Rp22 ribu, sate babi bumbu plecing Rp12 ribu, dan ikan bakar Rp16 ribu.
Untuk memaksimalkan penjualan, Oka lebih banyak melakukan promosi dan pemasaran lewat media sosial seperti facebook dan instagram. Menurutnya, pemanfaatkan media digital sangat penting di era saat ini. Digital marketing, kata dia, sangat membantu untuk mempromosikan makanan yang ada di Warung Solas Tali Wareg.
Selain itu, dia memanfaatkan aplikasi Grab dan Gojek. “Aplikasi ini memudahkan orang yang malas untuk keluar, bisa memanfaatkan aplikasi ini untuk memesan makanan,” ujar Oka seraya menambahkan, jam buka warung ini pukul 17.00 Wita, sedangkan jam tutupnya tidak menentu karena menunggu sampai makanan habis. ani/ney/ayu























