Wabup Diar Harapkan Ekonomi Bangli segera Pulih

  • Whatsapp
WAKIL Bupati Bangli, I Wayan Diar saat menyerahkan Bantuan Pemerintah untuk Usaha Mikro (BPUM) kepada empat penerima perwakilan dari empat kecamatan, Jumat (9/7/2021). foto: ist

BANGLI – Di pendopo rumah jabatan Bupati Bangli, Wakil Bupati I Wayan Diar menyerahkan Bantuan Pemerintah untuk Usaha Mikro (BPUM) kepada empat penerima perwakilan dari empat kecamatan, Jumat (9/7/2021). Dia beharap ekonomi Bangli segera pulih.

Hadir mendampingi Kadis Koperasi UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli, Ni Luh Ketut Wardani; Kadis Kominfosan Bangli, I Wayan Dirgayusa; Inspektur Kabupaten Bangli, I Wayan Sudiana; Kabag Protokol I Putu Maha Edy, dan perwakilan BRI, Ketut Darsana.

Bacaan Lainnya

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis, Diar mengatakan, pemerintah sangat menyadari kesulitan perekonomian para pelaku usaha mikro akibat dampak pandemi Covid-19. Karena itu, pemerintah berupaya hadir di tengah-tengah kondisi sulit seperti ini, melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah dengan program Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM).

Melalui program bantuan dalam bentuk uang tunai, Diar berharap pelaku usaha mikro tetap bergairah menjalankan usahanya. Selain itu memanfaatkan bantuan ini sebagai dasar penunjang usaha.

“Kepada para penerima bantuan, agar membelanjakan uang bantuan pemerintah ini di daerah Bangli, sehingga efek gandanya dirasakan oleh masyarakat sebagai pengungkit pemulihan perekonomian di Bangli,” pesannya.

Baca juga :  Pengontrak Pulang ke Jawa, Ruko Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp125 Juta

Ni Luh Ketut Wardani dalam laporannya memaparkan, tujuan pemberian BPUM untuk menunjang kelangsungan kelanjutan usaha mikro akibat wabah Covid-19. Yang disasar adalah pelaku usaha mikro yang merupakan binaan dari Dinas yang membidangi UMKM di Bangli, sebagai program pemulihan ekonomi nasional. Nilai bantuan yang diterima untuk tahun 2021 senilai Rp1,2 juta bagi pelaku yang memenuhi syarat.

Dari pengajuan usulan BPUM sebanyak 16.255 usaha mikro, jelasnya, hanya 12.217 usaha mikro yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Koperasi RI dari tahap 1-17 dengan total nilai Rp14,66 miliar. Di samping itu, penerima BPUM yang ditetapkan kembali oleh Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah setelah proses pengajuan tahun 2021 sebanyak 9.000 usaha mikro, dengan nilai Rp10,8 miliar.

Total keseluruhan penerima sebanyak 21.217 usaha mikro dengan nilai dana Rp25,46 miliar. “Untuk bantuan ini disalurkan langsung melalui Bank Rakyat Indonesia,” jelasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.