Update Covid-19 di Denpasar: Tambahan Kasus Positif Lebih Banyak dari Pasien Sembuh

  • Whatsapp
JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: ist

DENPASAR – Perkembangan harian covid-19 di Kota Denpasar, Kamis (25/2/2021), kembali diwarnai lonjakan kasus positif yang jauh lebih banyak dari pasien sembuh. Kabar dukanya, 2 pasien di hari yang sama juga meninggal dunia.

Sesuai data yang dirilis Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Kamis (25/2/2021), penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 135 orang, atau 39 orang lebih banyak dari pasien sembuh yang berjumlah 96 orang. Sementara, dua pasien meninggal, keduanya laki-laki usia 61 tahun dan 49 tahun yang berdomisili di Desa Dauh Puri Kelod dan di Desa Pemogan.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif di Kota Denpasar sampai saat ini tercatat 10.461 orang. Dari jumlah itu, pasien sembuh sebanyak 9.312 orang (89,02 persen), meninggal sebanyak 194 orang (1,85 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 955 orang (9,13 persen).

”Hari ini tambahan kasus positif masih tinggi. Ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Kamis (25/2/2021). “Jangan mengurangi kewaspadaan, karena tanpa disadari peningkatan ini jauh berbahaya dari rata-rata angka pada tahun 2020 lalu,” imbuhnya.

Baca juga :  Pemilih-Paslon di NTB Diajak Manfaatkan TI

Lebih lanjut Dewa Rai menambahkan, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus mendapat perhatian serius Satgas lewat pendampingan yang dikoordinir Camat.

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak masyarakat untuk mengurangi mobilitas, dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.

“Mohon masyarakat melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, hal ini mengingat tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” jelasnya.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Dewa Rai juga kembali mengingatkan semua pihak ikut berpartisipasi mencegah penularan covid-19 agar tidak semakin meluas. “Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” harap Dewa Rai. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.