Update Covid-19 di Denpasar: Kasus Positif Terus Melonjak, Meninggal juga Meningkat 6 Orang

  • Whatsapp
JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: ist

DENPASAR – Perkembangan harian pandemi covid-19 di Kota Denpasar, terus diwarnai lonjakan tambahan kasus positif, dimana pada Senin (12/7/2021) tercatat penambahan sebanyak 293 orang. Sementara pasien sembuh bertambah 121 orang.

Di hari yang sama, Denpasar juga mencatat peningkatan kasus meninggal dunia sebanyak 6 orang. Jumlah ini menjadi rekor kematian tertinggi di tahun 2021. Menurut data yang disampaikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Senin (12/7/2021), keenam warga Denpasar yang tutup usia karena wabah Covid-19 yakni pasien pertama merupakan seorang laki-laki usia 35 tahun yang berdomisili di Desa Kesiman Kertalangu.

Bacaan Lainnya

Pasien kedua merupakan seorang perempuan usia 51 tahun yang berdomisili di Kelurahan Sesetan. Pasien ketiga juga seorang perempuan usia 64 tahun berdomisili di Desa Ubung Kaja. Sementara itu, pasien keempat seorang laki-laki usia 64 tahun yang berdomsili di Desa Pemecutan Kaja. Pasien kelima kembali seorang perempuan usia 41 tahun yang berdomisili di Kelurahan Panjer. Dan pasien keenam merupakan seorang laki-laki usia 61 tahun yang berdomisili di Desa Pemogan.

Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif di Denpasar sampai saat ini berjumlah 17.809 orang. ”Dari jumlah itu, yang sudah sembuh sebanyak 15.788 orang (88,66%). Total meninggal dunia 373 orang (2,09%) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan melonjak menjadi 1.648 orang (9,25%),”’ ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Baca juga :  Kajari Denpasar : Perwali PKM Sudah Sejalan Dengan Aspek Hukum

Mengingat penularan saat ini semakin meningkat, Dewa Rai juga kembali mengingatkan dan mengajak seluruh masyarakat waspada. Terutama saat beraktifitas, harus disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan berpedoman pada penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam seminggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” ujarnya.

Untuk menekan penularan, tambahnya, Satgas sudah melakukan berbagai upaya guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Seperti menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan selanjutnya vaksinasi akan menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun.

“Sekali lagi, kami mohon masyarakat melakukan prokes ketat, termasuk saat di rumah untuk meminimalisir klaster keluarga,” harap Dewa Rai seraya mengajak masyarakat mensukseskan vaksinasi Covid-19.

Kemudian, dalam upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengimbau masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga :  Delapan Warga Bangli Terjaring Operasi Masker

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” tegas Dewa Rai. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.