Update Covid-19 di Bali: Pasien Sembuh 48, Positif 45, Meninggal Nihil

  • Whatsapp

DENPASAR – Perkembangan harian positif covid-19 di Bali, Selasa (11/8/2020) kembali mencatatkan kabar cukup menggembirakan, dimana jumlah pasien yang dinyatakan sembuh lebih banyak dari tambahan kasus positif baru. Di hari yang sama, kasus meninggal juga nihil.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, pasien sembuh bertambah sebanyak 48 orang (47 transmisi lokal/TL dan 1 PPDN). Sedangkan kasus positif baru bertambah 45 orang TL yang tersebar di 8 kabupaten/kota.

Kali ini Kabupaten Gianyar menjadi penyumbang terbanyak kasus positif 10 orang, disusul Klungkung 9 orang, Denpasar 8 orang, Tabanan 5 orang, Badung 5 orang, Bangli 4 orang, Buleleng 3 orang dan Karangasem 1 orang. ”Kini, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Bali berjumlah 3.862 orang,” ujar Sekretaris GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Selasa (11/8/2020).

Baca juga :  Garuda Indonesia Mulai Terbang Kamis Besok

Sementara, 48 pasien yang dinyatakan sembuh tersebar di 7 kabupaten/kota dengan rincian Klungkung 12 orang, Gianyar 10 orang, Denpasar 10 orang, Badung 5 orang, Karangasem 5 orang, Bangli 3 orang dan Buleleng 3 orang

”Jadi total pasien covid-19 di Bali yang telah sembuh berjumlah 3.356 orang (86,90%). Hari ini juga tidak ada tambahan kasus meninggal,” ungkap Rentin seraya menambahkan, kini pasien dalam perawatan berjumlah 457 orang (456 WNI dan 1 WNA) yang berada di 17 rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering.

Meskipun data kesembuhan pasien Covid-19 mengalami peningkatan, Rentin tak pernah berhenti mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana dan kapan saja. Karena jumlah angka positif di Bali semakin didominasi transmisi lokal secara komulatif sebanyak
3.469 orang (3.457 WNI dan 12 WNA).

Baca juga :  Perlu Lajur Khusus Bus Trans Metro Dewata

Rentin menambahkan, kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19. ”Untuk itu, marilah kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian,” ajak Kalaksa BPBD Provinsi Bali itu. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.