Update Covid-19 di Bali: Pasien Sembuh 127, Kasus Positif 123, Meninggal Dunia Bertambah 3 Orang

  • Whatsapp

DENPASAR – Satuan Tugas (Satgas) Penanagan Covid-19 Provinsi Bali, Kamis (24/12/2020) mencatat pasien sembuh sebanyak 127 orang. Sementara tambahan kasus terkonfirmasi positif bertambah 123 orang (117 transmisi lokal dan 6 PPDN). Sedangkan kasus meninggal dunia bertambah 3 orang.

Kabupaten Tabanan mencatatkan pasien sembuh terbanyak 40 orang, disusul Badung (23), Gianyar (22), Jembrana (20), Denpasar (17), Buleleng (4) dan Klungkung 1 orang. ”Sampai hari ini, secara kumulatif pasien positif covid-19 yang telah sembuh di Bali berjumlah 15.355 orang (91,26%) dengan rincian 15.324 WNI dan 31 WNA,” ungkap Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Kamis (24/12/2020).

Bacaan Lainnya

Sementara tambahan 123 orang yang terjangkit covid-19, tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali. Kabupaten Badung menjadi penyumbang terbanyak 32 orang, disusul Denpasar (31), Tabanan (21), Gianyar (16), Buleleng (15), Bangli (4), Karangasem (2), Klungkung dan Jembana masing-masing 1 orang.

”Dengan demikian, secara kumulatif sampai hari ini, kasus positif covid-19 di Bali berjumlah 16.825 orang (16.791 WNI dan 34 WNA) yang didominasi transmisi lokal sebanyak 16.358 kasus,” jelas Rentin yang juga Kalaksa BPBD Provinsi Bali.

Baca juga :  Sesuai SE No.15243/2020, Ini Syarat Wisatawan Nusantara Berkunjung ke Bali

Satgas juga menyampaikan kabar duka, dimana ada tambahan 3 pasien meninggal dunia yang merupakan warga Kota Denpasr, Jembrana dan Buleleng masing-masing 1 orang. Kini, total pasien meninggal dunia di Bali karena serangan covid-19, berjumlah 492 orang (2,92%) dengan rincian 489 WNI dan 3 WNA.

Berdasarkan data tersebut, kini jumlah kasus aktif (pasien dalam perawatan) sebanyak 978 orang (5,81%) yang semuanya WNI. Mereka menjalani perawatan di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Made Rentin juga tidak henti-hentinya mengajak masyarakat Bali agar meningkatkan kewaspadaan dan disiplin mematuhi protokol kesehatan, dimana pun berada karena covid-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp100.000 bagi pelanggar perorangan, dan Rp1.000.000 bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Rentin juga mengingatkan kembali pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker kapanpun & dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.

Baca juga :  Nelayan Kelan Ditemukan Selamat di Muncar

Ditegaskan Rentin, bahwa pengendalian dan pencegahan covid-19 merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. ”Untuk itu, mari kita dukung upaya pemerintah, dengan penuh disiplin melaksanakan protokol kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini,” ajaknya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.